Announcement:

Selamat datang di blog infosumbar

Tampilkan postingan dengan label featured. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label featured. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Agustus 2013

Setelah Listrik, Air PDAM Kota Padang Ikut Mati

infoSumbar -- Setelah 3 bulan lamanya listrik mengalami gangguan di Kota Padang dan Sumatera Barat pada umumnya, kemarin (26/8) giliran layanan air PDAM ikut mati di beberapa wilayah Kota Padang.

PDAM

Ini bisa dilihat dari  laporan masyarakat kepada infoSumbar via twitter. Semanjak Pagi banyak mention yang masuk melaporkan gangguan air PDAM yang mati. Hal ini cukup mengganggu aktivitas warga Kota Padang, terutama untuk mandi dan mencuci.

InfoSumbar pun berusaha menghubungi pihak PDAM Kota Padang melalui sms ke nomor hotline. Dari pihak PDAM diketahui bahwasanya gangguan air PDAM di Kota Padang terjadi akibat terganggunya mesin pompa di daerah Kampung Koto.

Beberapa wilayah yang mengalami gangguan antara lain, wilayah Jati dan sekitarnya, Gn. Pangilun dan sekitarnya, serta wilayah Alai dan sekitarnya juga beberapa wilayah di Pusat Kota.

Sampai pukul 00.00 WIB masih ada laporan melalui twitter tentang gangguang PDAM, namun beberapa wilayah sudah kembali normal. Jika ada yang mempunyai keluhan dan gangguan air PDAM di Kota Padang silahkan hubungi kontak berikut:
- website: www.pdampadang.com
- twitter: @PDAMpdg
- Telp : (0751) 22789-26193
- Sms : 0811669123

Senin, 26 Agustus 2013

Relawan TIK Sumbar Dikukuhkan

tmp_-890491884

Padang - Bertempat di Aula Gedung Telkom Witel Sumbar, tepat pada pukul 10.00 WIB pagi, 27 orang Relawan TIK Sumatera Barat dikukuhkan. Di depan lebih dari 600 orang hadirin, diiringi lagu padamu negeri, 10 orang perwakilan Relawan TIK Sumatera Barat mengucapkan ikrar dan janji setia untuk mengambangkan IT bagi masyarakat.

Pada kesempatan ini juga dilakukan serah terima BLC (Bradband Learning Center) dari TELKOM kepada Relawan TIK Sumatera Barat sebagai sarana para Relawan TIK untuk melakukan berbagai kegiatan.

Relawan TIK Sumatera Barat sendiri sudah terbentuk dari sekitar sebulan yang lalu. Bernaung di bawah Kominfo para Relawan TIK mengemban misi mewujudkan masyarakat yang sadar IT. Tak hanya itu para Relawan TIK juga mempunyai target bahwa nantinya pada tahun 2015, 50% dari penduduk Sumatera Barat sudah memanfaatkan IT dalam berbagai bidang.

Galow IT Sumbar adalah kegiatan pertama yang diangkat oleh para Relawan TIK Sumatera Barat yang diadakan di tempat dan waktu yang sama. Dengan menghadirkan pembicara Fajar Eri Dianto dari Relawan TIK Indonesia, Rendy Maulana dari QWords dan Pak Onno W Purbo, acara ini dihadiri oleh lebih dari 600 peserta dari berbagai latar belakang profesi.

Selamat kepada Relawan TIK Sumatera Barat semoga bisa mewujudkan masyarakat IT di Sumatera Barat. (pc)

Senin, 19 Agustus 2013

Lowongan Pramugari Garuda Indonesia Rekruitmen Padang

garuda indonesia

Garuda Indonesia adopted a Human Capital Management approach which perceives employees as assets with high levels of competitiveness. Engaged in the service industry, Garuda Indonesia acknowledges the importance of human resources in creating a strong and sustainable corporate performance. Therefore, since 2005 the Company has actively redefined its policies and human resources systems in order to be aligned with the Company's grand strategy and objectives. For Garuda Indonesia, people have always been the main priority. Employees can be viewed as human capital, implying that Garuda Indonesia's employees have knowledge, skills and potential work habits that can support the Company's productivity. In order to become valuable capital with a strong contribution to the organization, every employee has to have a healthy work spirit and hence will be competent enough for the organization.

low garuda ind

deadline: 4 oktober 2013

Sabtu, 17 Agustus 2013

[Foto] Pawai Telong-Telong Meriahkan HUT RI ke 68 di Kota Padang

pawai telong telong

Sejumlah warga Kota Padang, jum’at (16/8) malam memenuhi jalan dari depan kantor Gubernur Sumatera Barat sampai ke Jl. Ahmad Yani dalam acara pawai telong-telong (lampion berbagai bentuk) dan napak tilas Kota Padang untuk mengenang sejarah dan perjuangan para pejuang-pejuang kemerdekaan di Kota Padang. Napak tilas sendiri diikuti oleh sejumlah organisasi kepemudaan, TNI/POLRI, SKPD di lingkungan pemkot Kota Padang, mahasiswa, pelajar dan umum. Acara ini digelar sebagai rangkaian perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-68 dan Hari Ulang Tahun Kota Padang ke-344.

selanjutnya...

pawai telong telong padang

pawai telong telong padang

pawai telong telong padang

pawai telong telong padang

DSC_0545

pawai telong telong padang

(pc)

Pawai Telong-Telong Meriahkan HUT RI ke 68 di Kota Padang

pawai telong telong

Sejumlah warga Kota Padang, jum’at (16/8) malam memenuhi jalan dari depan kantor Gubernur Sumatera Barat sampai ke Jl. Ahmad Yani dalam acara pawai telong-telong (lampion berbagai bentuk) dan napak tilas Kota Padang untuk mengenang sejarah dan perjuangan para pejuang-pejuang kemerdekaan di Kota Padang. Napak tilas sendiri diikuti oleh sejumlah organisasi kepemudaan, TNI/POLRI, SKPD di lingkungan pemkot Kota Padang, mahasiswa, pelajar dan umum. Acara ini digelar sebagai rangkaian perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-68 dan Hari Ulang Tahun Kota Padang ke-344.

Acara sendiri dilepas langsung oleh Gubernur Sumatera Barat Bapak Irwan Prayitno dan Walikota seta Wakil Walikota Padang. Pawai telong-telong yang baru pertama kali diadakan ini sukses menyedot perhatian masyarakat. Tak hanya peserta telong-telong, masyarakat yang datang menyaksikan pawaipun juga tak kalah ramai dan rela berdesakan untuk menyaksikan pawai telong-telong.

Peserta telong-telong melibatkan banyak elemen masyarakat kota Padang. Mulai dari tingkat kecamatan hingga kelurahan. Tak ketinggalan dinas-dinas dan Instansi terkait yang ada di Kota Padang juga ikut serta.

Setiap peserta telong-telong berusaha mempertunjukkan persembahan terbaik dan kekhasan daerah mereka masing. Telong-telong yang ditampilkan pun unik-unik dalam berbagai macam bentuk.

Tak hanya itu, dalam pawai telong-telong terlihat juga bagaimana harmonis dan rukunnya kehidupan warga Kota Padang yang terdiri dari berbagai etnis dan latar belakang budaya yang berbeda.

Diharapkan pawai telong-telong akan menjadi event wisata Kota Padang ke depannya, tentu saja dengan pengemasan dan penyajian yang lebih menarik lagi.

Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia ke-68, dan Selamat Ulang Tahun Kota Padang ke-344. Merdeka!. (pc)

Jumat, 16 Agustus 2013

Seminar Nasional "Cloud Computing: Solusi Cerdas Komputasi Masa Depan"

FINAL PAMPLET

Relawan TIK Sumatera Barat akan mengadakan Seminar GALOWIT dengan tema "Cloud Computing : Solusi Cerdas Komputasi Masa Depan"

Pembicara :
1. Fajar Eri Dianto (Relawan TIK Jawa Barat) - Materi Internet Sehat dan Aman
2. Rendy Maulana (CEO Qwords.com) - Materi "Personal Branding dengan Webhosting"
3. Onno W. Purbo (IT Expert) - Materi Cloud Computing

Waktu : Minggu, 25 Agustus 2013 Pukul 08.00 WIB.
Tempat : Gedung Graha Terkom Kandatel Sumatera Barat, Jln. K.H Ahmad Dahlan No. 17 Padang.

HTM: GRATIS

Informasi lebih lanjut :
http://relawantiksumbar.wordpress.com/
Twitter: @RTIK_SUMBAR
Email : relawantiksumbar@gmail.com

CP : 0856 6904 8797 (Rian) | 0898 2674 480 (Arief)

Kamis, 15 Agustus 2013

Semen Padang FC Akan Jajal Timnas Singapura

Semen Padang dijadwalkan melakukan pertandingan ujicoba dengan Timnas Singapura. Laga persahabatan ini sebagai persiapan Semen Padang menghadapai babak 16 besar Piala AFC 2013.

"Sejauh ini pembicaraan dengan manajemen Timnas sudah dilakukan tinggal menunggu jadwal pastinya," kata Direktur Utama PT Kabau Sirah Semen Padang Erizal Anwar di Padang, Rabu (14/8/13).

Semula SP merencanakan akan ujicoba dengan salah satu klub asal Vietnam yakni SHB Da Nang. Namun berhubung tim itu masih mengikuti kompetisi lokal, pertandingan dibatalkan dan memilih Singapura.

"Dari pembicaraan dengan manajemen Timnas Singapura, pertandingan kita minta di Singapura, dan dijadwalkan pada 24 atau 25 Agustus, namun kita masih menunggu konfirmasi selanjutnya," katanya.

"Pada babak 16 besar Piala AFC kita berhadapan dengan klub asal India, East Bengal, dan pertandingan dilaksanakan di kandang lawan. Uji coba ini diharapkan dapat membentuk mental bertanding," tambahnya.

Erizal mengungkapkan manajemen SP juga sudah melakukan pembicaran dengan manajemen klub Tampines Rovers, yang merupakan tim juara liga Singapura untuk melakukan ujicoba. Dijadwalkan ujicoba dilakukan di kandang SP pada 5 September.

Sementara itu Direktur Teknik SP Suhatmam Iman mengatakan pertandingan ujicoba dengan klub luar negeri sangat penting untuk membentuk mental bertanding dan mengembalikan fisik pemain karena sudah lama libur.(ant)

liputan6.com

Rabu, 07 Agustus 2013

Inilah Jadwal Pentas Seni Budaya Daerah Selama Lebaran di Kota Sawahlunto

Info Kegiatan Pentas Seni Budaya Daerah Dalam Rangka Lebaran 2013

1. Jumat 09/08/13
- Kuda Kepang Harapan Jaya pukul 16.00 wib di Lapangan Silo.
- Gambus Musik Al Ikhwan pukul 20.00 wib di Lapangan Segitiga Kota Sawahlunto.

2. Sabtu 10/08/13
- Kuda Kepang Bima Sakti, Pukul 16.00 wib di Lapangan Silo
- Kuda Kepang Kalimahusodo pukul 16.00 wib di Pasar Sapan
- Rabab Pasisia group Taruna,pukul 19.30 di Terminal Pasar Sawahlunto
- Tembang Kenangan by Tumerco Band dan Sanggar Tari Galan Maimbau, pukul 20.00 wib di Lapangan Segitiga Kota Sawahlunto
- Live Performance Shalawat Dulang di Radio Pemda Kota Sawahlunto.

3. Minggu 11/08/13
- Kuda Kepang Sapu Jagad, pukul 16.00 wib di Lapangan Kantor Camat Silungkang
- Kuda Kepang Bina Satria, pukul 16.00 wib di Lapangan Silo
- Band Performance dari Komunita Kuali dan Kroncong dari Group OK.Lapseg, pukul 20.00 wib di Lapangan Segitiga Kota Sawahlunto.
- Saluang dendang tunas Harapan, pukul 20.00 wib di kelurahan air dingin Sawahlunto
- Pertunjukan Randai Minang Saiyo, pukul 20.00 wib di Kediaman Walikota Sawahlunto

via Syukri

Shalat Id di Payakumbuh Dipusatkan di Kawasan Tugu Adipura

Pimpinan Perguruan Islam Arrisalah Padang, H. Irsyad Syafar, LC, M.Ed, dipercaya sebagai Khatib Idul Fitri 1 Syawal, 1434 Hijriyah, di Kota Payakumbuh. Rapat Panitia Hari Besar Islam (PHBI) kota ini, menyepakati, Irsyad Syafar layak memberikan tausyiah didepan jemaah shalat Id’ yang diperkirakan juga akan diikuti ratusan perantau yang berlebaran di Payakumbuh.

Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Ir. H. Benni Warlis, MM, didampingi Kabag Kesra Setdako Yonrefli, S.Sos, di Balaikota di Bukik Sibaluik Payakumbuh, Selasa (30/7), menginformasikan, pelaksanaan shalat Id’, seperti tahun-tahun sebelumnya, tetap memanfaatkan badan jalan utama di jantung kota, pertigaan Jalan Sukarno-Hatta, Jalan Sudirman dan Jalan A. Yani. Atau di kawasan Tugu Adipura depan eks kantor bupati.

“Mohon maaf, pemerintah kota belum mampu menyediakan lokasi shalat Id yang lebih representatif buat warga kota, karena keterbatasan lahan yang ada. Mudah-mudahan, jika suatu saat nanti pemko sudah membangun land mark Luak Limopuluah atau ruang terbuka hijau di eks tanah Poliko dan es kantor bupati, kegiatan shalat Id’ dan hari raya Qurban, dapat dilaksanakan di areal tersebut,” jelas Benni.

Selain penetapan khatib Id’, rapat PHBI juga memutuskan penunjukan Sepdi Wasih, S. M.Ik, dosen STAIDA Payakumbuh, sebagai imam pada shalat Id’ tersebut. Kemungkinan jatuhnya 1 Syawal, sama seperti telah ditetapkan Muhammadyah dan PBNU, Kamis (8/8).

“Kita berharap, muslimin dan muslimah dari berbagai penjuru kota dan perantau yang pulang kampung ikut shalat Id’ dengan pimpinan kota serta jajaran pemerintah lainnya di kawasan Tugu Adipura,” ajak Benni.

Sehari sebelum shalat Id’, Rabu (7/8), malam, dilaksanakan malam takbiran, melibatkan Muspida, DPRD, SKPD, Ormas Islam dan pengurus masjid. Takbiran akan dilepas Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi, di halaman rumah dinas kediaman walikota di Jalan Rky. Rasuna Said Payakumbuh.

Untuk selanjutnya, rombongan konvoi mobil takbiran ini menuju Labuh Basilang, Limbukan, Simpang Kejaksaan, Simpang Napar, Simpang Kaniang Bukik, Simpang Benteng dan berakhir di depan SMPN 1.

Kegiatan takbiran diakhiri dengan malam seribu dedug, di bawah kordinator Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Payakumbuh. Walikota Riza Falepi, Wawako Suwandel Muchtar dan anggota Muspida akan ikut memukul bedug pada malam seribu takbir itu, simpulnya.

payakumbuh kota / Nesa Morena

Rabu, 31 Juli 2013

Semen Padang Akan Bangun Stadion Bertaraf Internasional Berkapasitas 30 Ribu Penonton

Manajemen Semen Padang FC (SP-FC) melengkapi infrastruktur bagi juara Indonesian Premier League (IPL) dengan membangun stadion berkapasitas 20-30 ribu penonton di kawasan Katapiang, Kabupaten Padang Pariaman.

“Kita akan segera membangun dengan konsep pembangunan multiyear (bertahap), menyusul telah dibelinya lahan seluas 6 hektar. Insya Allah, stadion ini akan rampung dalam tempo 3-4 tahun ke depan,”sebut Toto Sudibyo, Komisaris Utama PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP) yang menangani Ellie Aiboy Cs ini.

Disebutkan pria yang juga menjabat sebagai Direktur Produksi PT Semen Padang ini, stadion itu nantinya dilengkapi dengan fasilitas bertaraf internasional, mulai dari lapangan latihan, mess pemain, toko pernik-pernik tim dan akademi sepakbola, hingga museum Semen Padang FC. Bahkan, areal parkirnya nanti juga bisa disulap menjadi sirkuit balap non permanen yang bertujuan juga untuk pengembangan olahraga di Sumbar ini.

“Dan bukan tak mungkin akan ada hotel berbintang tiga di kawasan ini untuk mendukung pengembangan areal tersebut. Apalagi lokasinya tak jauh dari bandara,”kata Toto lagi.

Konsep stadionnya, kata alumni ITB Bandung ini, mirip dengan Stadion Maguwoharjo di Sleman, Yogyakarta. Stadion ini tak akan menggunakan lintasan atletik dimana tribun penonton akan langsung berada tak jauh dari lapangan. Untuk itu, ia mengajak seluruh komponen pendukung tim Semen Padang, baik yang teroganisir maupun tidak, untuk sama-sama bahu-membahu merealisasikan pembangunannya.

“Kami bersyukur, keinginan kami langsung mendapat respon dari pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Beliau (bupati,red) sangat mensupport rencana ini. Saya pikir beliau benar-benar memahami potensi bisnis dari tim Semen Padang FC, untuk pengembangan dan kepentingan Kabupaten Padang Pariaman,”timpal Dirut PT KSSP, Erizal Anwar seraya menegaskan saat ini proses peralihan kepemilikan lahan di notaris.

Selain itu, Pemkab Padang Pariaman juga membantu membebaskan jalan masuk satadion dan membangun jalan akses menuju stadion dengan lebar 12 meter. Selain itu, perkembangan sepakbola di daerah itu juga menjadi motivasi manajemen dalam mewujudkan pamabangunan stadion di daerah itu.

"Di Kabupaten Padang Pariaman, animo masyarakat setempat sangat tinggi terhadap sepak bola, dan ini juga menjadi motivasi bagi manajemen untuk membangun Stadion di daerah itu.

Kendati stadion ini belum mulai dibangun, dari bocoran yang didapat Haluan, Stadion ini nantinya akan diberi nama Stadion Azwar Anas. Azwar Anas merupakan sosok penting bagi pengembangan PT Semen Padang, Provinsi Sumbar dan sepakbola Indonesia.

“Azwar Anas pernah menjadi Dirut PT Semen Padang yang punya rekam jejak sendiri. Setelah itu, beliau juga merupakan gubernur Sumbar dua periode dan juga merupakan Ketua Umum PSSI yang memprogramkan liga pro di Indonesia. Sejak kepemimpinan beliau di PSSI, kran sepak bola pro di Indonesia mengalir deras, termasuk kehadiran pemain top dunia, seperti Roger Mila di Pelita Jaya saat itu,”kata si sumber.

harian haluan/mat

Senin, 29 Juli 2013

Listrik Sering Padam, PLN Angkat Tangan

Instruksi Menteri BUMN Dahlan Iskan membentur ruang hampa. Pemadaman bergilir yang ia minta dihentikan, tak bisa ditunaikan PLN Sumbar. PLN angkat tangan karena kondisi yang memaksa.

PLN menyatakan pemadaman bergilir tidak bisa dihentikan karena tiga PLTA — Singkarak, Maninjau dan Koto Panjang — kekurangan air untuk menggerakkan turbinnya. Selain itu, PLTU Ombilin tak ‘sembuh-sembuh’ juga sejak setahun lalu karena seenaknya ‘memakan’ batubara kalori rendah.

Akan halnya, PLTU Teluk Sirih yang diharapkan bisa jadi jangkar, justru belum bisa beroperasi karena belum finalisasi. Pada sisi lain produksi listrik turun karena elevasi (ketinggian) air seluruh danau di Sumbar turun. Rumitnya, permintaan sambung baru terus naik.

Manager PLTA Singkarak Sektor Pembangkitan Bukittinggi, Sudrajat, mengatakan, elevasi air Danau Singkarak dalam posisi kritis, sehingga pembangkit tidak beroperasi pada siang hari. Hal itu guna menjaga stabilitas kedalaman air danau. Namun jika tetap dipaksakan, penurunan elevasi air danau menjadi semakin cepat.

“Nah, bisa lebih parah lagi, kan. Makanya, kami mulai melakukan penghentian operasional pembangkit pada siang hari. Sementara, empat pembangkit di PLTA Singkarak tidak masalah,” kata Sudrajat pada wartawan di sela-sela kunjungan PLN Wilayah Sumbar ke sejumlah pembangkit, Singkarak, Kamis (26/7).

Kunjungan diikuti Kepala Divisi Humas PLN Wilayah Sumbar, Ridwan dan Asisten Manager Area Padang, Junaidi. Selain itu, juga diikuti Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumbar, Basril Basyar. Kemudian Ketua Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Indonesia (YLKI) Sumbar, Dahnil Aswad dan sejumlah wartawan dari berbagai media.

Selama tiga bulan terakhir, lanjutnya, penurunan elevasi air Danau Singkarak mencapai dua centimeter setiap hari. Pada posisi 24 Juli 2013, posisi elevasinya hanya tercatat 360.39 MDPL (meter dari permukaan laut) atau di bawah kondisi normal. Idealnya, tingkat elevasi air Danau Singkarak untuk layak operasi setidaknya 363 MDPL.

Dengan tingkat elevasi 360.39 MDPL tersebut, pengoperasian PLTA harus mendapat izin direksi. Bahkan jika terus menurun hingga menyentuh angka 359,5 MDPL, pengoperasian pembangkit harus mendapat izin gubernur. Dalam kondisi normal, PLTA Singkarak bisa menghasilkan 175 MW (985 GWH per tahun). Produksi energi disalurkan melalui Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV ke Sistem Kelistrikan Sumbagteng.

Sedangkan elevasi paling parah terjadi pada PLTA Koto Panjang, di posisi 76.00 MDPL. Sementara, elevasi air Danau Maninjau masih dalam kondisi normal pada angka 462.91 MDPL. Bahkan, saat ini juga mengalami penurunan kedalaman dua centi meter setiap hari. Penurunan tersebut terjadi akibat rendahnya curah hujan di daerah sekitar dan berubahnya kondisi hutan yang ada di sekitar danau.

Khusus untuk Singkarak, pengaruh paling besar adalah perubahan pada Batang Sumpur dan Sungai Buluh sebagai hulu danau.
“Kami telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah soal penurunan ini. Jadi, pemadaman untuk menjaga elevasi air. Jika kondisi normal, kami bisa menyuplai 40 persen selama beban puncak,” tuturnya.

Kondisi tersebut diperparah dengan rusaknya kedua pembangkit di PLTU Ombilin. Kerusakan pertama terjadi pada generator pembangkit unit 2 sejak Oktober 2012. Sedangkan pada Juni 2013, pembangkit unit 1 juga mengalami gangguan pada coil bar dan cor iron generatornya. Kerusakan terjadi akibat beratnya beban yang ditanggung PLTU mulut tambang itu.

Antisipasi
Sebagai antisipasi jangka pendek, pihak PLTU memindahkan maintransformer unit 2 pada unit 1, sehingga bisa beroperasi kembali. Sementara, pembangkit unit 1 dalam proses investigasi yang dilakukan vendor yang diperkirakan rampung pada Oktober depan,”

“Kami sangat terpukul dengan rusaknya pembangkit Ombilin,” jelas Asisten Manager Operasi PLTU Sijantang, Riki Melayu.
Dengan satu pembangkit yang beroperasi, PLTU Ombilin hanya bisa mengeluarkan energi listrik 1×70 MW. Sementara, daya terpasangnya tercatat 2×100 MW yang masuk pada sistem Sumbagsel. Sedangkan untuk jangka panjang, tambah Riki, pihaknya bakal mendatangkan mesin baru. Mesin tersebut diperkirakan datang pada 2014.

Teluk Sirih Jawabannya
Sementara, General Manager PLN Wilayah Sumbar, Wasito Adi, menyampaikan, daya dukung listrik di Sumbar belum bisa memenuhi permintaan konsumen. Produksi listrik saat ini hanya 402 MW. Sedangkan kebutuhan saat beban puncak yang mencapai 472 MW. Selama ini, kekurangan tersebut disuplai dari sistem Sumbagsel hingga 117 MW setiap hari.

Di luar beban puncak, defisit listrik di Sumbar mencapai 55 MW dari kebutuhan 353 MW. Pada beban puncak, kekurangan mencapai 19 MW dari kebutuhan 472 MW. “Ini setelah adanya suplai dari listrik sistem Sumbagsel 117 MW di luar beban puncak dan 19 MW saat beban puncak,” ungkap Wasito.

Selain optimalisasi pembangkit, jawaban atas masalah ketenagalistrikan di Ranah Minang saat ini adalah PLTU Teluk Sirih. Dengan kapasitas terpasang 2×100 MW, PLTU tersebut bisa menutup defisit yang terjadi saat ini. “PLTU itu nantinya bakal dikelola sistem Sumbagsel bersama PLTU Sijantang, Sawahlunto,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga akan melaksanakan arahan Menneg BUMN, Dahlan Iskan mengoptimalkan genset yang dimiliki perhotelan dan industri. Kendati demikian, pihaknya terlebih dahulu menginventarisir genset yang dimiliki hotel dan industri tersebut. “Apakah gensetnya memadai atau tidak. Kalau soal kompensasi, kami siap membayarnya,” tutup Wasito.

harian singgalang/Tedy Setiawan

Jumat, 26 Juli 2013

Listrik Mati seperti Makan Obat, PLN Harus Carikan Solusi

uu perlindungan konsumen

Janji PLN ti­dak ada pemadaman listrik se­­la­ma Ramadhan hanya isa­pan jempol. Selama Rama­dhan ta­hun 2013, pemadaman listrik tak terbendung dan terjadi ber­kali-kali. Kondisi itu di­keluhkan masyarakat, ter­uta­ma usaha kecil dan mene­ngah yang sangat ber­gantung pada listrik.

Kemarin (24/7) saja, listrik berkali-kali padam di Padang. Misalnya di Perumnas Belim­bing, Kuranji, warga terpaksa sahur dalam kegelapan karena listrik padam.

Siangnya, pengusaha foto­copy, warnet dan percetakan di Air­tawar, dekat kampus UNP, ti­dak bisa menjalankan usa­ha­nya karena listrik pudur. Begitu juga di kawasan Pasar Batipuh, Padang Selatan dan Padang Baru, Padang Barat. Kemudian, mati lampu juga terjadi di Tabing hingga Ka­yu­kalek di Kecamatan Kototangah.

Kian masifnya pemada­man listrik itu membuat gaduh du­nia maya. Masyarakat hanya me­lampiaskan emosinya di me­dia sosial, seperti Facebook, Twitter dan Blackberry Mas­sanger.

“Semua transaksi kantor kami melalui elektronik. Se­perti komputer, jaringan inter­net, transaksi online bank, setoran ke maskapai, hingga promosi, semuanya mem­bu­tuhkan listrik,” ujar Edi Kur­niawan, pengusaha penjua­lan tiket pesawat di Padang.

Mantan presiden BEM Unand ini menilai, kinerja PLN patut dipertanyakan. Kalau tidak ada perubahan, sewa­jarnya masyarakat mengadu­kan masalah ini ke Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) atau Ombudsman.

Sejak lampu sering padam, ungkap Edi, omzetnya anjlok hingga 20 persen. Padahal, bulan puasa ini banyak orang yang ingin beli tiket pesawat. “Kami usahakan mengakali dengan laptop dan modem, tapi kalau matinya lama, kan baterai laptop tidak kuat juga,” jelasnya.

Selain mempengaruhi usa­ha, padamnya listrik juga meng­­­ganggu aktivitas ma­syarakat di bulan Ramadhan. “Harusnya kami khatam pada tadarus tadi malam. Karena lampu mati, kami batal kha­tam,” jelas salah seorang pe­ngu­rus masjid di Padang.

Merata di Sumbar
Pemadaman listrik hampir merata terjadi di seluruh kabu­paten/kota di Sumbar. Lapo­ran koresponden Padang Eks­pres di Tanahdatar, Dhar­masraya, Sijunjung, Solok, Payakumbuh, Kabupaten So­lok, mengaku lampu mati se­perti minum obat. “Kadang mati lampu bisa setengah hari. Kalau begini terus, bisa habis omzet saya hingga 50 persen,” ujar Almusteqi, 32, pengusaha warnet di Dharmasraya.

Hal serupa disampaikan Mardan, 28, pengusaha studio foto di Sijunjung. “Kadang matinya seharian, sehingga saya tidak bisa bekerja,” jelas warga Nagari Kumani itu.

Begitu juga di Lintaubuo, Tanahdatar. Warga mengeluh­kan banyak barang elektronik yang rusak karena mati lampu. “Mati lampu di sini tak terhi­tung kalinya. Billing dan kom­puter jadi rusak. Yang kesal­nya, kadang mati saat kami sedang berbuka,” jelas Lindo, pemilik warnet di Nagari Pa­ngian, Lintaubuo.

Fifi, PNS di Sijunjung me­ngatakan, listrik bisa mati sebanyak 4 kali sehari dan dalam waktu yang lama. “Seka­rang saja sedang mati. Tadi malam juga mati semalaman, mati lampu sudah seperti ma­kan obat. Bisa 3 kali sehari,” ujar wanita yang berprofesi sebagai perawat itu.

Sebelumnya, PLN berjanji tidak akan memberlakukan pemadaman bergilir selama Ramadhan. Upaya untuk tidak terjadi melakukan pema­da­man bergilir disampaikan dua hari menjelang Ramadhan. Ini seiring tuntasnya perbai­kan kerusakan alat di PLTU Om­bilin. Pihak PLN dalam hal ini, juga telah menyiapkan petugas dan komponen alat jika se­waktu-waktu terjadi kerusa­kan kembali.

Ketika dikonfirmasi Pa­dang Ekspres kemarin, Deputi Manager Humas PLN Wilayah Sumbar Ridwan mengatakan, masih adanya pemadaman disebabkan gangguan pada pembangkit di Ombilin, di­tam­bah debit air Danau Ma­ninjau yang terus menurun.

Dia menjelaskan, Sumbar membutuhkan 435 MW listrik di saat beban puncak. PLTU Ombilin yang menghasilkan 2X100 MW, satu di antaranya tidak beroperasi. Tentu saja pa­sokan listrik tidak bisa me­me­nuhi kebutuhan listrik Sumbar.

“Jadi, saat ini kita me­masok listrik dari Sumatera Selatan. Diperkirakan hal ini akan terjadi sampai Oktober,” jelasnya.

PLN Harus Carikan Solusi
Ketua LPKSM Padang, Erison AW yang juga wakil ketua Badan Penyele­saian Sengketa Konsumen (BPSK) Padang, mengaku banyak menerima pengaduan, baik secara langsung, via telepon, dan SMS tentang seringnya mati lampu ini.

Menurutnya, pemadaman listrik berulang kali ini membuat masyarakat tidak nyaman dan rugi. “PLN bisa diduga telah melanggar UU Perlin­dungan Konsumen, terutama pasal 4 (selengkapnya lihat foto). Bila ada masyarakat yang merasa dirugikan, bisa mengadu ke BPSK.

Di Padang, sudah ada dua orang yang meng­a­dukan PLN ke BPSK, bahkan kasusnya sam­pai ke pengadilan,” jelasnya.

Ketua YLKI Sumbar, Dah­nil Aswad mengatakan, pema­daman setiap Ramadhan meng­gambarkan tidak serius­nya PLN memelihara pera­latan dan melakukan maintenance. “Saya rasa rutinitas maintenance tidak dilakukan sesuai jadwal. Kalaupun harus ada perbaikan, kenapa dilaku­kan bulan puasa, kenapa tidak sebelum puasa,” tanya Dahnil.

Dia menjelaskan, setiap tahun PLN beralasan listrik harus dipadamkan karena de­bit air yang menurun atau karena kerusakan pembangkit. Artinya, tidak ada perhi­tu­ngan, tidak belajar dari penga­laman, dan tidak ada tero­bosan untuk mengatasi per­masalahan.

“Kalau memang seperti itu setiap tahun, harusnya ada jalan keluarnya. Misalnya, dengan menghidupkan diesel. Walau pengeluarannya lebih besar, itu harus dilakukan, karena masyarakat sebagai konsumen tidak bisa mene­rima alasan yang sama setiap tahunnya,” ulasnya.

Sementara itu, anggota DPD RI asal Sumbar, Afrizal mengatakan, dia sudah banyak menerima keluhan masya­rakat terkait hal ini. Untuk itu, dia akan segera menggelar hearing dengan PLN Wilayah Sumbar untuk mengungkap permasalahan listrik Sumbar dan membahas solusinya.

“Saya juga heran, karena sebelum Ramadhan saya sem­pat dialog dengan GM PLN. Saya tanya tentang debit air dan pasokan listrik selama Ramadhan. Dia mengatakan aman, namun yang terjadi bertolak belakang dengan yang dikatakan,” ulas Afrizal.

Menurut Afrizal, apa pun alasan pemadaman listrik yang melanda hampir seluruh ka­wa­san Sumbar itu, PLN harus mengantisipasinya dan men­carikan solusinya. “Ja­ngan hanya memberikan alasan. Namun, atasi perma­sala­han­nya. Rakyat tidak boleh dibuat menunggu, apalagi secara ekonomi padamnya listrik membunuh aktivitas masya­rakat,” tegasnya.

padang ekspres/Hijrah Adi Sukrial

Senin, 22 Juli 2013

ASEAN Wide Biodiversity and Climate Change Photo Contest

asean photocontest

Do you want to help raise awareness for biodiversity and climate change? Join Zooming in on Biodiversity and Climate Change, an ASEAN-wide photography contest. The ASEAN Centre for Biodiversity (ACB) and GIZ will accept entries until 31 July 2013.

The contest is open to all residents of ASEAN Member States. There are three categories: professional, amateur, and student.

Winners stand to win cash prizes totaling $4,000. In the professional category, the first place winner will win $1,000, while the second and third contestants will receive $500 and $300, respectively. For the amateur and student categories, first place stands to win $500 each. The second and third place winners will receive $300 and $200, respectively. A special award of $200 will be given to the photo that will win in an online poll.

Winning entries will be published in the ASEAN Biodiversity Magazine and other international publications, and featured in an exhibit to be displayed in ASEAN countries.

Background to the Competition

The expression “a picture is worth a thousand words” may be an old cliché, but the great power of a photograph to inspire people or move them into action is not.

The ASEAN Centre for Biodiversity (ACB) and GIZ are inviting professional and budding photographers from ASEAN countries to use the power of photography to promote awareness of biodiversity and climate change.

Among environmental issues and concerns, the crucial relationship between biodiversity and climate is among the least understood, yet one of the most important.

The relationship between biodiversity and climate change is a two-way street. While climate change is a driver of biodiversity loss, the deterioration of habitats and loss of biodiversity also worsen climate change. Deforestation, for example, is currently estimated to be 20 percent of all human-induced CO2 emissions.

Citizens of the ASEAN region are therefore encouraged to take part in efforts to mitigate and adapt to climate change. Fighting global warming and its impacts is a shared responsibility among all people who stand to lose so much – the planet and its various natural treasures that sustain humans’ very existence.

Unfortunately, only a small fraction of the global population, mostly scientists and environmentalists, understands the relationship between biodiversity and climate change, and the impact of these issues in humankind’s survival. This lack of knowledge often translates to the lack of concern.

Thus, there is an urgent need to popularize the link between biodiversity and climate change. One effective way to accomplish this is to use the power of photos.

As part of their key thrust to promote public awareness on the link between biodiversity and climate change, ACB and GIZ launched “Zooming in on Biodiversity and Climate Change,” an ASEAN-wide photo contest at the 11th Meeting of the Conference of the Parties to the Convention on Biological Diversity (COP11) in India in October 2012. The contest forms part of the activities under the ACB-GIZ Biodiversity and Climate Change Project.

The contest is in line with Article 13 of the Convention on Biological Diversity which calls on Contracting Parties to  (a) promote and encourage understanding of the importance of, and the measures required for, the conservation of biological diversity, as well as its propagation through media, and the inclusion of these topics in educational programmes; and (b) cooperate, as appropriate, with other States and international organizations in developing educational and public awareness programmes, with respect to conservation and sustainable use of biological diversity.


Objectives

“Zooming in on Biodiversity and Climate Change” seeks to help draw public attention to the challenge of climate change, and the need for both global and local action to address this issue, and protect our own future, as well as that of generations to come. Specifically, it will: 

  1. Popularize the link between biodiversity and climate change among the general public in the ASEAN region through photographs;

  2. Increase the availability of photographs which showcase the intricate relationship between biodiversity and climate change;

  3. Ensure greater involvement of media practitioners, professional, amateur and students photographers, as well as the business sector in generating awareness for biodiversity and climate change; and

  4. Use the photos generated from the contest as educational tools for the ACB-GIZ Biodiversity and Climate Change Project


Contest Categories

The contest is open to all residents of ASEAN Member States: Brunei Darussalam, Cambodia, Indonesia, Lao PDR, Malaysia, Myanmar / Burma, Philippines, Singapore, Thailand  and Viet Nam.


There are three categories:





  1. Professional – Photographers who derive income from the  sale of photographs or provision of photographic services




  2. Amateur – Budding photographers (25 years old and above)




  3. Student – Students (16 to 24 years old)




 

DOWNLOADABLES
> Mechanics
> Official Entry Form
> Official logo
> A3 poster (JPEG)
> A3 Official poster (PDF)
> A4 poster (JPEG)
> A4 Official poster (PDF)
> News release
> Know more about biodiversity and climate change

To download the official entry form and contest mechanics, log on to photocontest.aseanbiodiversity.org.

Inilah Daftar Instansi Pemerintah yang Akan Rekrut CPNS 2013

Sebanyak 29 kementerian dan 36 lembaga akan melakukan seleksi CPNS yang tahun  2013 ini formasinya ditetapkan sebanyak 20.000. Sedangkan pemerintah daerah yang mendapatkan tambahan formasi CPNS 40 ribu dari  jalur umum, sebanyak 225, terdiri dari 33 pemerintah provinsi dan 192 kabupaten/kota.

Penyerahan tambahan formasi CPNS dilakukan oleh Deputi SDM Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmaja dalam Rakor CPNS di Jakarta, Kamis (18/07).

Inilah kementerian yang akan membuka lowongan CPNS dari jalur umum tahun  2013 :




























































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































No.
Kementerian/Lembaga

1
Kementerian Koordinator Bidang Polhukam

2
Kementerian Koordinator Bidang Kesra

3
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian

4
Kementerian Dalam Negeri

5
Kementerian Luar Negeri

6
Kementerian Pertahanan

7
Kementerian Hukum dan HAM

8
Kementerian Keuangan

9
Kementerian ESDM

10
Kementerian Perindustrian

11
Kementerian Perdagangan

12
Kementerian Pertanian

13
Kementerian Kehutanan

14
Kementerian Perhubungan

15
Kementerian Kelautan dan Perikanan

16
Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi

17
Kementerian Kesehatan

18
Kementerian Pekerjaan Umum

19
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

20
Kementerian Sosial

21
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

22
Kementerian Lingkungan Hidup

23
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

24
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional

25
Kementerian PANRB

26
Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal

27
Kementerian Perumahan Rakyat

28
Kementerian Pemuda dan Olahraga

29
Kementerian Sekretariat Negara
Lembaga

30
Arsip Nasional RI (ANRI)

31
Lembaga Administrasi Negara (LAN)

32
Badan Kepegawaian Negara (BKN)

33
Perpustakaan Nasional (PERPUSNAS)

34
Badan Pusat Statistik (BPS)

35
Badan Inteljen Negara (BIN)

36
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)

37
Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional (LAPAN)

38
Badan Informasi Geospasial (BIG)

39
Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)

40
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

41
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

42
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)

43
Badan Pertanahan Nasional (BPN)

44
Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM)

45
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)

46
Badan Nasionala Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI)

47
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

48
Lembaga Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

49
Badan SAR Nasional

50
Badan Narkotika Nasional (BNN)

51
Badan Standarisasi Nasional (BSN)

52
Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN)

53
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN)

54
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme RI (BNPT)

55
Kejaksaan Agung

56
Sekretariat Kabinet

57
Sekretariat Jenderal BPK

58
Sekretariat Jenderal DPR

59
Sekretariat Mahkamah Agung

60
Sekretariat Mahkamah Konstitusi

61
Sekretariat Komisi Yudisial

62
Sekretariat Komisi Nasional HAM

63
Sekretariat KPU

64
Badan Koordinasi Keamanan Laut (BAKORKAMLA)

65
PPATK
Pemerintah Daerah

1
Provinsi NAD

2
Kab. Gayo Lues

3
Kab. Aceh Barat Daya

4
Kab. Aceh Selatan

5
Kab. Aceh Singkil

6
Kab. Aceh Tamiang

7
Kab. Aceh Tenggara

8
Kab. Pidie Jaya

9
Provinsi Sumatera Utara

10
Kab. Batu Bara

11
Kab. Nias

12
Kab. Nias Barat

13
Kab. Nias Selatan

14
Kab. Nias Utara

15
Kab. Padang Lawas

16
Kab. Padang Lawas Utara

17
Kab. Deli Serdang

18
Kab. Labuhan Batu Utara

19
Kab. Tapanuli Tengah

20
Kab. Tapanuli Utara

21
Kab. Sibolga

22
Provinsi Sumatera Barat

23
Kab. Kepulauan Mentawai

24
Kab. Solok Selatan

25
Kab. Pasaman

26
Kota Padang Panjang

27
Kab. Indragiri Hilir

28
Kab. Kepulauan Meranti

29
Kab. Kuantan Singingi

30
Kab. Pelalawan

31
Kab. Rokan Hilir

32
Kab. Siak

33
Kota Pekanbaru

34
Kab. Batanghari

35
Kab. Kerinci

36
Kab. Sarolangun

37
Kab. Tebo

38
Kota Sungai Penuh

39
Kab. Bungo

40
Kab. Banyuasin

41
Kab. Muara Enim

42
Kab. Musi Banyuasin

43
Kab. Musi Rawas

44
Kab. Ogan Ilir

45
Kab. Ogan Komering Ilir

46
Kab. Ogan Komering Ulu

47
Kota Pagar Alam

48
Kota Prabumulih

49
Kab. Lahat

50
Kab. Ogan Komering Ulu Selatan

51
Kota Lubuk Linggau

52
Provinsi Bangka Belitung

53
Kab. Bangka Barat

54
Kab. Bangka Selatan

55
Kab. Bangka Tengah

56
Kab. Belitung

57
Kab. Belitung Timur

58
Kab. Bangka

59
Provinsi Bengkulu

60
Kab. Bengkulu Tengah

61
Kab. Kepahiang

62
Kab. Lebong

63
Kab. Rejang Lebong

64
Kab. Seluma

65
Provinsi Lampung

66
Kab. Mesuji

67
Kab. Pesisir Barat

68
Kab. Pesawaran

69
Kab. Tanggamus

70
Kab. Way Kanan

71
Kab. Metro

72
Kab. Kep. Anambas

73
Kab. Lingga

74
Kab. Natuna

75
Provinsi DKI Jakarta

76
Kab. Bogor

77
Kota Bandung

78
Kota Depok

79
Kota Bogor

80
Kota Tangerang Selatan

81
Kota Serang

82
Kota Cilegon

83
Kab. Cilacap

84
Kab. Kedal

85
Kab. Kudus

86
Kab. Purblingga

87
Kab. Semarang

88
Kab. Wonosobo

89
Kota Magelang

90
Kota Pekalongan

91
Kota Salatiga

92
Kota Semarang

93
Kota Surakarta

94
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

95
Kab. Jember

96
Kab. Sidoarjo

97
Kota Mojokerto

98
Kota Mojokerto

99
Kota Surabaya

100
Kab. Mojokerto

101
Kab. Pamekasan

102
Kab. Tuban

103
Kota Blitar

104
Kota Diri

105
Kota Malang

106
Kota Probolinggo

107
Provinsi Kalimantan Tengah

108
Kab. Barito

109
Kab. Katingan

110
Kab. Lamandau

111
Kab. Pulang Pisau

112
Kab. Barito Timur

113
Kab. Kotawaringin Timur

114
Provinsi Kalimantan Barat

115
Kab. Kapuas Hulu

116
Kab. Kayong Utara

117
Kab. Ketapang

118
Kab. Kubu Raya

119
Kab. Landak

120
Kab. Melawai

121
Kab. Sanggau

122
Kab. Sekadau

123
Kab. Sintang

124
Kab. Pontianak

125
Kab. Sambas

126
Kota Pontianak

127
Kota Singkawang

128
Provinsi Kalimantan Selatan

129
Kab. Balangan

130
Kab. Kota Baru

131
Kab. Tabalong

132
Kab. Tanah Bumbu

133
Kab. Tapin

134
Kab. Banjar

135
Kab. Barito Kuala

136
Kab. Hulu Sungai Tengah

137
Kab. Hulu Sungai Utara

138
Kota Banjar Baru

139
Kota Banjarmasin

140
Kab. Bulungan

141
Kab. Kutai Barat

142
Kab. Kutai Timur

143
Kab. Malinau

144
Kab. Nunukan

145
Kab. Paser

146
Kab. Penajam Paser Utara

147
Kab. Tana Tidung

148
Kota Bontang

149
Kab. Bolaang Mongondow Selatan

150
Kab. Bolaang Mongondow Timur

151
Kab. Bolaang Mongondow Utara

152
Kab. Kepulauan Siau Togulandang Biaro

153
Kab. Minahasa Tenggara

154
Kab. Bolaang Mangondow

155
Kota Tomohon

156
Kab. Gorontalo Utara

157
Kab. Pohuwato

158
Provinsi Sulawesi Selatan

159
Kab. Luwu Timur

160
Kab. Bantaeng

161
Kab. Enrekang

162
Kab. Pinrang

163
Kab. Toraja Utara

164
Kota Pare Pare

165
Provinsi Sulawesi Tengah

166
Kab. Tojo Una-Una

167
Kab. Bombana

168
Kab. Buton Utara

169
Kab. Kolaka Utara

170
Kab. Konawe Utara

171
Kab. Wakatobi

172
Provinsi Sulawesi Barat

173
Kab. Jembrana

174
Kab. Karangasem

175
Kota Denpasar

176
Provinsi Nusa Tenggara Barat

177
Kab. Lombok Utara

178
Kab. Sumbawa Barat

179
Provinsi Nusa Tenggara Timur

180
Kab. Mangarai Barat

181
Kab. Manggarai Timur

182
Kab. Sabu Raijua

183
Kab. Sumba Barat

184
Kab. Sumba Barat Daya

185
Kab. Sumba Tengah

186
Kab. Ende

187
Kab. Flores Timur

188
Kab. Manggarai

189
Kab. Nagekeo

190
Kab. Rote Ndao

191
Kab. Sikka

192
Kab. Timor Tengah Utara

193
Provinsi Maluku

194
Kab. Buru Selatan

195
Kab. Maluku Barat Daya

196
Kab. Maluku Tenggara

197
Kota Tual

198
Kab. Maluku Tenggara Barat

199
Kab. Seram Bagian Barat

200
Provinsi Maluku Utara

201
Kab. Halmahera Tengah

202
Kab. Halmahera Timur

203
Kab. Pulau Morotai

204
Kab. Halmahera Barat

205
Kota Ternate

206
Kota Tidore Kepulauan

207
Kab. Asmat

208
Kab. Deiyai

209
Kab. Dogiyai

210
Kab. Intan Jaya

211
Kab. Jayawijaya

212
Kab. Keerom

213
Kab. Lanny Jaya

214
Kab. Memberamo Raya

215
Kab. Mappi

216
Kab. Paniai

217
Kab. Puncak

218
Kab. Puncak Jaya

219
Kab. Tolikara

220
Kab. Yalimo

221
Kab. Biak Numfor

222
Kab. Kepulauan Yapen

223
Provinsi Papua Barat

224
Kab. Fak Fak

225
Kab. Maybrat

226
Kab. Raja Ampat

Badan Kepegawaian Daerah/Pemprov Sumbar

Atraksi Tabuik Pariman Disambut Meriah di Carnaval Tropical de Paris Perancis

Atraksi Tabuik Pariaman dan pragmen Dt. Maringgih – Sitti Nurbaya disambut meriah oleh masyarakat Perancis dan banyak negara dalam acara Carnaval Tropical de Paris 2013 yang berlangsung awal Juli lalu.

Ketua rombongan dari Dinas Pendidikan Kota Padang, Muslim B kepada Singgalang, Sabtu (20/7) mengatakan, peserta yang hadir dari perwakilan 51 negara. Indonesia hanya diwakili dari perwakilan Sumbar dan Bali. Tim kesenian Sumbar diwakili dari grup tari Citra Kembara dari SMK 9 Padang.

Atraksi pada dua tempat, di lokasi jalan utama Paris dan Sekolah Lycee Robow Suman di Le Havre. Atase militer Indonesia di Prancis, Kolonel Jaka ikut mengangkat gendang. Begitu juga atase kebudayaan RI di Prancis Prof. Dr. Syafsir Akhlus, staf atase kebudayaan Unesco, Yukon Putra juga menyambut baik dan ikut menyukses kegiatan atraksi kesenian tersebut.

Disebutkannya, SMK 9 Padang bersama Dinas Pendidikan Kota Padang akan menyukseskan Padang menuju daerah tujuan MICE. Guna mewujudkan itu, rombongan tim kesenian SMK 9 Padang bersama Dinas Pendidikan akan menampilkan kesenian daerah pada dua kota di Prancis.(103)

harian singgalang

Jumat, 19 Juli 2013

Semarak Indonesia BEM FMIPA UNJ

semarak indonesia unj

Karya-karya mahasiswa sangat dibutuhkan sebagai salah satu wujud konkret kontribusi untuk bangsa. Oleh karena itu, Badan Eksekutif Mahasiswa FMIPA Universitas Negeri Jakarta menyusun suatu acara yang bernama SEMARAK (Sentuhan MIPA untuk Rakyat) INDONESIA untuk menggerakkan mahasiswa se-Indonesia untuk menulis, melakukan aksi nyata, dan diskusi mengenai MIPA sebagai salah satu solusi dari masalah pendidikan, pangan, dan pekerjaan di Indonesia. SEMARAK INDONESIA merupakan acara berskala nasional yang diharapkan memotivasi dan menginspirasi Indonesia untuk berkarya dan berprestasi, khususnya dalam bidang MIPA.

SEMARAK INDONESIA yang mengusung tema besar Global Competence, Grassroot Understanding mengangkat tiga sub tema; yaitu:
1. Pendidikan MIPA
2. Usaha Kecil Menengah MIPA
3. Inovasi Sektor Pangan

Rangkaian acara yang akan dilaksanakan adalah:
1. Sayembara Gagasan dan Aksi.
Tema utama yang diusung untuk Sayembara Gagasan dan Aksi adalah “Aksi Nyata untuk Indonesiaku”, dan sub tema yang diangkat untuk dibuat gagasan:

  1. Pendidikan MIPA

  2. Usaha Kecil Menengah MIPA

  3. Inovasi Sektor Pangan


2. Pelaksanaan Aksi Nyata (dari gagasan yang lolos seleksi)
3. Konferensi Nasional MIPA dengan tema “Kolaborasi MIPA untuk Indonesia”
4. Talkshow dengan tema “Membangun Masa Depan Indonesia melalui Kontribusi di Bidang MIPA oleh Intelektual Muda”
5. Semarak Indonesia Awards dengan tema “Global Competence, Grassroot Understanding”

INFO LEBIH LANJUT, silakan kunjungi:
Website: http://www.bemfmipaunj.org/p/blog-page.html
Twitter: https://twitter.com/semarakUNJ
Facebook: https://www.facebook.com/SemarakIndonesiaUnj
Email: semarakindonesiaunj@gmail.com

Atau hubungi:
Rifai: 085771163707
Raissa: 085624131617

Kamis, 18 Juli 2013

Greenpreneurship Challenge 2013 "Switch Your Business into Green!"

gpc 2013 poster

Kebutuhan akan adanya bisnis yang mengusung prinsip ramah lingkungan menjadi semakin mendesak dikarenakan maraknya eksploitasi terhadap lingkungan yang dilakukan untuk sekedar memperoleh keuntungan materi semata tanpa menyadari pentingnya kelestarian lingkungan untuk generasi di masa kini dan di masa mendatang. Hal ini perlu diperhatikan demi menjaga keselamatan bumi kita sembari mendukung perkembangan perekonomian negara yang akan semakin membaik melalui peningkatan jumlah entrepreneurs-nya.

Berdasarkan hal tersebut, Youth Desk-Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO dengan bangga mempersembahkan sebuah penyelenggaraan Sustainable Development Business Competition-Greenpreneurship Challenge 2013 yang bertemakan “Switch Your Business into Green!”.

Kompetisi bisnis ramah lingkungan yang merupakan ajang inovasi dan kreasi para entrepreneurs muda Indonesia ini dikemas dalam serangkaian tahapan kegiatan acara puncak Greenpreneurship Challenge 2013 akan berlangsung pada tanggal 2-7 September 2013, dimana 10 besar fInalis terbaik akan dipilih untuk mengikuti acara puncak tersebut di Jakarta. Serangkaian kegiatan acara puncak Challenge 2013 tersebut adalah presentasi proposal bisnis oleh 10 besar finalis di hadapan para dewan juri, training mengenai bisnis hijau, Company Visit ke PT. Coca-Cola Amatil Indonesia, serta expo yang merupakan pameran produk para 10 Besar Finalis dan para pemenang lomba Greenpreneurship Challenge 2013 lainnya. Adapun syarat dan ketentuan peserta Sustainable Development Business Competition-Greenpreneurship Challenge 2013 ini adalah sebagai berikut:

Syarat Peserta Lomba :
1. Warga Negara Indonesia, berusia 15-30 tahun terhitung pada tanggal 1 Juli 2013. Dibuktikan dengan KTP/Kartu Pelajar/bukti lain.
2. Peserta bersifat individual. Apabila usaha milik bersama, harap menunjuk satu perwakilan untuk mengikuti lomba, dengan jumlah maksimal tiga orang untuk tiap satu usaha.
3. Memiliki usaha yang telah dijalankan minimal 3 bulan terakhir terhitung sejak tanggal 1 Juni 2013.
4. Mengirimkan Surat Izin Usaha Perdagangan atau surat resmi lainnya yang menunjukkan bukti usaha bagi yang sudah memilikinya.
5. Bersedia mengikuti acara puncak di Jakarta pada tanggal 2-7 September 2013 bila terpilih sebagai finalis.
6. Peserta mengirimkan formulir pendaftaran dalam bentuk hardcopy.
7. Melampirkan proposal lomba yang berisi:
a. Deskripsi usaha yang sedang dijalankan yang mencantumkan aspek produksi, penjualan, pemasaran, sumberdaya, dll.
b. Deskripsi Green Solution Plan. Deskripsi ini harus bisa menjelaskan rencana yang akan dilaksanakan peserta terhadap usahanya apabila mendapatkan hadiah berupa dana sejumlah IDR 10.000.000. Hadiah peserta dipergunakan sebagai “switch cost” untuk mewujudkan Green Solution Plan.
8. Proposal diketik menggunakan Microsoft Word, dengan ketentuan font Times New Roman 12pt, 1.5 Spasi. Diperbolehkan menggunakan foto dan gambar yang dilampirkan di dalam proposal. Total halaman proposal tidak boleh lebih dari 30 halaman.
9. Tanggal pengumpulan 1 Juli 2013 – 1 Agustus 2013 15 Agustus 2013 (cap pos) ke Kantor UNESCO Youth Desk – Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO d/a Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Gedung C Lantai 17 Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10002.

Ketentuan Deskripsi Green Solution Plan :
i. Menceritakan latar belakang Green Solution Plan usaha Anda – maksimal 800 kata.
ii. Menceritakan alasan mengikuti acara Greenpreneurship Challenge 2013 –maksimal 800 kata.
iii. Isi dari deskripsi harus mengangkat minimal satu isu dari UN Global Compact, yaitu :
1. Krisis dan pencemaran air bersih
2. Berkurangnya keanekaragaman hayati
3. Perusakan ekosistem jangka panjang
4. Polusi udara
5. Produksi dan pembuangan limbah
6. Dampak penggunaan zat kimia dan pembuangan racun sisa produksi
7. Degradasi tanah dan deforestasi

iv. Isu dari UN Global Compact harus diterapkan pada salah satu dari aspek:
a. Energi
b. Limbah
c. Produk
d. Produksi
v. Berisi keperluan yang dibutuhkan seperti dana, sumberdaya manusia, fasilitas, kelompok yang dilibatkan, dan keperluan lainnya. Pastikan bahwa semua yang diperlukan berada dalam jangkauan Anda.
vi. Mencantumkan struktur keuangan usaha Anda saat ini dan simulasi struktur keuangan seandainya Anda memenangkan kompetisi ini dan memperoleh tambahan modal sebanyak IDR 10.000.000 sesuai dengan Green Solution Plan Anda.

Total hadiah Sustainable Development Business Competition-Greenpreneurship Challenge 2013 ini adalah sebesar IDR 30.000.000 untuk 3 orang pemenang, dengan akomodasi selama peserta berada di Jakarta ditanggung oleh panitia Greenpreneurship Challenge 2013. Melalui kompetisi bisnis ramah lingkungan ini, diharapkan akan memunculkan para greenpreneurs baru yang merupakan tombak kemajuan bisnis ramah lingkungan di Indonesia. So, are you Greenpreneurs 2013? :)

Rabu, 17 Juli 2013

Ramadhan Festival 2013 "Blessing, Caring & Sharing"

Flyer ramfest13

Ramadhan Festival 2013 "Blessing, Caring & Sharing"
Konsep event yang diusung adalah sesuai dengan tema “blessing, caring and sharing”, yaitu menggabungkan sebuah acara yang semarak (fun), dengan kegiatan religi dan peragaan busana amal, dan ditutup dengan acara sahur berbagi.
Acara melibatkan APPMI, Desainer undangan, Ustadz, Model, Journalist. Acara ini akan dilaksanakan pada 26 Juli 2013 di Pangeran Beach Hotel, Padang.

Senin, 15 Juli 2013

Ramadhan Datang, Tenda Ceper di Pantai Padang Masih Beroperasi

Janji Pemerintah Kota Padang untuk memasang penerangan di sepanjang Pantai Padang belum terealisasi hingga bulan puasa ini. Tak ayal banyak ditemukan pojok - pojok yang gelap di sepanjang pantai tersebut. Lantas, pojok - pojok yang gelap di pinggir pantai kawasan Ujung Pandan, Padang Barat dimanfaatkan sebagai tempat "kemping mesum" alias tenda ceper.

Pantauan padangmedia.com selepas berbuka puasa malam ini, Sabtu (13/7) lokasi kemping mesum ini sudah didirikan oleh pemiliknya sejak menjelang maghrib. Setidaknya terlihat ada 4 atau 5 tenda serupa yang terbuat dari terpal berwarna biru didirikan seadanya di pinggir pantai.

Salah seorang pemilik tenda yang menyebut namanya Yesi kepada padangmedia.com mengaku baru malam ini mereka memasang tenda sejak memasuki puasa. "Lagi pula, tempat ini hanya untuk orang yang berniat berbuka puasa sambil melihat laut dan agar lebih nyaman saja," ujarnya

Jangan berpikir negatif terus kepada kami pedagang kecil ini, cetus Yesi.

Saat ditanya mengapa susanannya gelap Yesi justru menyalahkan Pemko Padang yang tak kunjung memberi lampu penerangan. "Katanya mau diberi lampu tapi belum jadi juga,"kata perempuan empat puluhan itu sambil melambaikan tangan kepada pengendara yang melintas di kawasan tersebut.

Yesi sendiri hanya berjualan minuman ringan dalam sebuah kotak pendingin."Modal saya hanya ini," katanya.

Ia menambahkan, siapa saja yang datang ke tendanya akan ia terima yang penting mereka membeli minuman plus memberi lebih untuk harganya karena fasilitas tersebut.

"Mau mereka suami istri atau bukan, berpasangan atau tidak bagi saya tak masalah. Pemko hanya bisa melarang tapi tak bisa memberi solusi terhadap kami. Mana ini mau hari raya," tukasnya.

Pemilik tenda lainnya, tak mau menyebutkan nama, juga mengatakan hal senada. Hanya mengaku pasrah kalau satpol PP merazia dan menyuruh membuka tenda tersebut asalkan jangan dirusak. "Tapi, sejak awal puasa belum ada razia," kata pria muda berperawakan kurus.

padangmedia/der

Jalan Layang Kelok Sembilan Mulai Difungsikan Pada H-10 Lebaran

Jembatan layang Kelok Sembilan di Kabupaten 50 Kota yang menghubungkan Provinsi Sumbar dengan Riau, akan difungsikan saat mudik dan balik lebaran tahun ini.

Menurut Kepala Dinas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Pemukiman Provinsi Sumbar, Suprapto, jalan itu dimulai difungsikan sekitar 10 hari jelang lebaran hingga 10 hari sesudah lebaran.

Namun, sebelum difungsikan, tim tekhnis terlebih dahulu akan meneliti untuk menentukan apakah jalan tersebut sudah bisa dilewati. Hal itu diperlukan untuk keselamatan transportasi penumpang dan barang.

Lebih lanjut Suprapto mengatakan, hingga kini masih berlangsung pekerjaan jembatan layang yang menghubungkan jembatan yang lama dengan baru. Pekerjaan sedang berlangsung sekitar dua sampai tiga persen dan diupayakan siap tepat waktu.

Pengerjaan jembatan tahun 2013 ini merupakan tahap II sepanjang 1,25 kilometer dengan alokasi anggaran senilai Rp187 miliar.

"Secara keseluruhan, anggaran pembangunan jembatan kelok sembilan mencapai Rp550 miliar sampai beroperasi pada 2013," ujarnya.

Jembatan Kelok Sembilan terletak di kilometer 143-148 yang menjadi penghubung lintas tengah Sumatera dengan Pantai Timur Sumatera. Jembatan terdiri atas enam bentangan.

Jembatan pertama sepanjang 20 meter dan kedua sepanjang 230 meter serta ketiga sepanjang 65 meter. Kemudian, jembatan keempat sepanjang 462 meter dan jembatan kelima sepanjang 31 meter serta bentang ke enam sepanjang 156 meter.

Panjang keseluruhan jembatan kelok sembilan mencapai 964 meter. Ditambah jalan penghubung 1.537 meter yang dikerjakan dalam dua tahap.

Tahap pertama telah selesai dikerjakan tahun lalu dan saat mudik dan balik lebaran tahun itu dapat difungsikan.

padangmedia/musfah

Copyright @ 2013 infosumbar . Designed by Templateism | Love for The Globe Press