Announcement:

Selamat datang di blog infosumbar

Tampilkan postingan dengan label 50 Kota. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 50 Kota. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Juli 2013

Jalan Layang Kelok Sembilan Mulai Difungsikan Pada H-10 Lebaran

Jembatan layang Kelok Sembilan di Kabupaten 50 Kota yang menghubungkan Provinsi Sumbar dengan Riau, akan difungsikan saat mudik dan balik lebaran tahun ini.

Menurut Kepala Dinas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Pemukiman Provinsi Sumbar, Suprapto, jalan itu dimulai difungsikan sekitar 10 hari jelang lebaran hingga 10 hari sesudah lebaran.

Namun, sebelum difungsikan, tim tekhnis terlebih dahulu akan meneliti untuk menentukan apakah jalan tersebut sudah bisa dilewati. Hal itu diperlukan untuk keselamatan transportasi penumpang dan barang.

Lebih lanjut Suprapto mengatakan, hingga kini masih berlangsung pekerjaan jembatan layang yang menghubungkan jembatan yang lama dengan baru. Pekerjaan sedang berlangsung sekitar dua sampai tiga persen dan diupayakan siap tepat waktu.

Pengerjaan jembatan tahun 2013 ini merupakan tahap II sepanjang 1,25 kilometer dengan alokasi anggaran senilai Rp187 miliar.

"Secara keseluruhan, anggaran pembangunan jembatan kelok sembilan mencapai Rp550 miliar sampai beroperasi pada 2013," ujarnya.

Jembatan Kelok Sembilan terletak di kilometer 143-148 yang menjadi penghubung lintas tengah Sumatera dengan Pantai Timur Sumatera. Jembatan terdiri atas enam bentangan.

Jembatan pertama sepanjang 20 meter dan kedua sepanjang 230 meter serta ketiga sepanjang 65 meter. Kemudian, jembatan keempat sepanjang 462 meter dan jembatan kelima sepanjang 31 meter serta bentang ke enam sepanjang 156 meter.

Panjang keseluruhan jembatan kelok sembilan mencapai 964 meter. Ditambah jalan penghubung 1.537 meter yang dikerjakan dalam dua tahap.

Tahap pertama telah selesai dikerjakan tahun lalu dan saat mudik dan balik lebaran tahun itu dapat difungsikan.

padangmedia/musfah

Senin, 06 Mei 2013

Jalan Kelok Sembilan Masuk Dalam Rute Tour de Singkarak 2013

kelok 9 malam

Jalan Kelok Sembilan di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, akan masuk dalam rute "event" Tour de Singkarak (TdS) V yang berlangsung pada awal Juni 2013.

"Penetapan Kelok Sembilan sebagai salah satu etape yang akan dilintasi pebalap sepeda pada TdS sebagai pengganti etape yang sebelumnya ke Harau di kabupaten itu," kata Wakil Gubernur Muslim Kasim di Padang, Jumat.

Wagub yang juga Ketua Panitia lokal Event TdS V itu menambahkan, pengalihan rute dari Harau dikarenakan ruas jalannya terlalu kecil sehingga berpotensi menimbulkan risiko bagi pebalap sepeda.

Hal ini juga terungkap dari rilis resmi laman web tour de singkarak, dimana pembalap akan melewati jalan kelok sembilan pada Stage 3 (4 Juni 2013) Payakumbuh - Danau Singkarak.

Jika tak ada aral melintang, panitia balap Tour de France, Amauri Sport Organisation (ASO) Prancis juga datang ke Sumbar awal pekan depan meninjau berbagai kesiapan, termasuk rute baru tersebut.

Dengan masuk rute baru Kelok Sembilan itu, menurut dia, jarak tempuh TdS yang kelima bisa mencapai 1.200 km, artinya terjadi penambahan dari rencana semula 1.000 km.

Kini dari laporan yang diterima persiapan fisik infrastruktur jalan dan pemasangan rambu-rambu lalu lintas pada rute-rute akan dilintasi sekitar 90 persen.

Kendatipun masih ada dalam proses pengerjaan fisik perbaikan jalan rute TdS, diharapkan sepekan menjelang pelaksanaan selesai.

"Jaminan dari Dinas Prasarana Jalan provinsi pengerjaan yang 10 persen tuntas sampai pekan ketiga Mei. Kita minta komitmen pemerintah daerah yang dilintasi persiapan lebih matang," katanya.

Daerah yang ditetapkan sebagai tempat pembukaan event TdS hingga kini masih tetap di Kota Bukittinggi dan penutupannya di Kota Padang.

Muslim mengatakan, rencana peresmian event TdS secara nasional akan digelar pada 12 Mai 2013 di Monas Jakarta.

Pembukaan di Bukittinggi, Payakumbuh, Limapuluh Kota, Tanah Datar, Sawahlunto, Pasaman, Agam, Padang Panjang, Sijunjung, Solok, Kabupaten Solok, Pesisir Selatan, Dharmasraya, Solok Selatan dan penutupan di Padang.

Hadiah yang akan diperebutkan, juga terjadi pe­ningkatan signifikan dari Rp1 miliar menjadi Rp1,2 miliar yang akan diperebutkan oleh 25 tim balap sepeda dunia.

source: antarasumbar/wij, tourdesingkarak
image: twitter/kemenpu

Jumat, 19 April 2013

Lowongan Kerja Liaison Officer di PT IKIN

pt ikin

PT Informatika Karya Indah Nuansa (IKIN)

Perusahaan IT Solution Provider dan merupakan Gold Partner dari Microsoft, membutuhkan segera para tenaga profesional putra daerah (part-time dan event-based), yang memiliki motivasi tinggi, untuk posisi :
Liaison Officer

Lokasi: Padang, Lima Puluh Kota, Pasaman

Requirements:

  • Min D3 Computer Science/Information Technology atau lainnya

  • Memiliki pengalaman dalam berhubungan dengan pihak-pihak berkepentingan.

  • Native teknologi internet dan computer, menggunakan sarana internet sehari-harinya

  • komunikatif, adaptif dan dinamis

  • Memiliki komitmen tinggi, kepribadian yang baik, integritas yang tinggi

  • Bekerja secara Deadline, dengan tim dan online jarak jauh

  • Ditempatkan didaerah domisili masing-masing


Jika Anda siap untuk memulai karir baru yang menarik dengan kami, kirimkan aplikasi dan cantumkan area Anda lamar segera ke: hrd@ikin.co.id

via jobstreet

Kamis, 14 Maret 2013

33 Rumah Rusak Dihantam Badai di Tanjung Bungo Situjuah

Kembali bencana alam angin puting beliung melanda Kabu­paten Limapuluh Kota yang menyebabkan 33 unit rumah warga di Jorong Tanjung Bu­ngo, Nagari Situjuah Godang, Kecamatan Situjuah Limo Na­gori luluh lantak dihantam angin kencang disertai hujan deras. Bencana yang menyi­sakan trauma bagi masyarakat tersebut, terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, Senin (11/3).

Catatan Pemerintahan Na­ga­ri Situjuah Godang, terdapat 7 unit rumah yang mengalami kerusakan cukup parah dengan kondisi rubuh dan keseluruhan atap rumah diterbangkan angin. Beruntung tidak ada korban jiwa. Hanya saja sejum­lah warga kehilangan tempat tinggal dan terpaksa harus mengungsi ke rumah saudara dan tetangga terdekat.

“Ndak tabayangkan lai do nak, suaro hujan jo angin mam­buek kami takuik. Indak tau kama ka lari, tapaso kami diam sajo bakumpua didalam rumah sampai rumah gadang kami ru­buh. (Tidak bisa kami ba­yang­kan, suara hujan deras di tam­bah angin kencang sesaat ru­mah kami dirubuhkannya,” ung­kap Nani, nenek 70 tahun kem­ba­li menceritakan kejadian bencana.

Melihat kondisi alam de­ngan angin kencang dan hujan lebat, Nani bersama cucunya pindah kerumah permanen yang posisinya masih tersam­bung dengan rumah yang ru­buh. Meski rumah gadang milik suku Piliang rubuh, beruntung rumah permanen tidak terkena reruntuhan, sehingga mereka bisa selamat.

“Kami hanya berdoa agar hujan lebat dan angin kencang segera berhenti. Selain rumah pohon kayu yang ada disekitar rumah membuat kami semakin takut. Sebab ada sejumlah pohon yang juga ikut tum­bang,” kisah Nani mence­rit­a­kan kebali peristiwa yang di­alaminya kepada Padang Eks­pres, Selasa (12/3) pagi.

Warga lainya, Ratunis, 62 yang saat itu berada di tengah sawah tidak jauh dari pemu­kiman, merasakan secara lang­sung terpaan kencangnya angin. Sehingga untuk berjalan saja susah. “Terpaksa kami duduk saja di pematang sawah, sampai angin kencang mulai sedikit reda,” ungkapnya di sela-sela membersihkan puing salah satu rumahnya yang rubuh.

Kepala Jorong Tanjung Bungo, Wasdi Datuak Bijo Kani dalam Rapat Koordinasi Ber­sama Kepala Bidang Keda­ruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Limapuluh Kota, Firmansyah, Camat Situjuah Limo Nagori, Herman Azmar, Danramil 04 Luhak, Kapten Inf. Su­narko, Kapolsek Situjuah Li­mo Nagori, AKP Rudi Mu­nan­da dan Sekretaris Nagari Situ­juahgodang, Arion, meng­ha­rap­kan bantuan untuk reha­bili­tasi rumah korban kepada Pe­merin­tah Kabupaten Limapuluh Kota.

“Kita sangat mengharapkan bantuan pembangunan atau rehabilitasi rumah yang rusak kepada pemerintah daerah. Terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan eko­nomi atau orang miskin,” ucap Wasdi Datuak Bijo Kani pa­da pertemuan darurat tersebut.

Bantuan sementara yang di lakukan pasca bencana, masya­rakat di bantu TNI dari Koramil 04 Luhak dan Badan Penang­gulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota, sudah melakukan pem­bersihan puing-puing rumah yang rubuh dan pohon tum­bang. Sementara BPBD, Peme­rintah Nagari Situjuah­godang, Pemerintah Kecamatan Situ­juah Limo Nagori akan meng­upayakan bantuan tang­gap darurat untuk korban bencana secepatnya.

Kepala BPBD Kabupaten Limapuluh Kota melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logis­tik, Firmansyah menyam­pai­kan total kerugian masih dalam penghitungan. Namun BPBD bersama masyarakat sudah melakukan pembersihan. “Pen­dataan yang kita lakukan hari ini (kemarin,red) akan di kirim­kan ke Dinas Sosial sebagai data untuk penyaluran bantuan,” jelasnya.

Ditambahkan Firmansyah, data lengkap kerugian yang diderita masyarakat beserta dokumentasi dan SK Wali­nagari sangat penting untuk mengajukan bantuan. ”Berda­sarkan SK Walinagari dan data serta dokumentasi sangat pen­ting agar bantuan bisa kita aju­kan kepada Bupati,” tam­bah­nya.

Bantuan sementara yang sudah dikirimkan Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Limapuluh Kota, baru berupa mi instan. Sementara bantuan lainnya, akan menyusul. Sebab akan diajukan terlebih dahulu dan akan diupayakan bantuan pa­ngan. “Besok datanya akan kita bawa dan ajukan terlebih dahu­lu. Sementara bantuan berupa mi instan sudah kita salurkan ke lokasi bencana,” tukas Sekre­taris Disosnakertrans Limapu­luh Kota, Syaiful.

padang ekspres

Senin, 10 Desember 2012

Lowongan Kerja Teller di Bank Syariah Mandiri

[caption id="attachment_4725" align="aligncenter" width="171"] PT Bank Syariah Mandiri[/caption]

Kami salah satu perusahaan perbankan syariah terkemuka di Indonesia membuka kesempatan berkarir bagi putera puteri terbaik untuk mengisi posisi :

Teller (TL)
Sumatera Barat


Requirements:

  • Pendidikan minimal D3 semua jurusan

  • Mampu bekerja secara Team dan mencapai target

  • Diutamakan kandidat putera daerah + aktivis organisasi dan berpengalaman di bidangnya

  • IPK minimal : 3.00 ( skala 4.00 )

  • Wilayah Penempatan : Payakumbuh, Limapuluh Kota dan Pangkalan


Kirimkan Lamaran lengkap, CV, foto seluruh badan dan pas foto Anda ke:
PO. BOX 188
PAYAKUMBUH


via jobstreet
closing date: 27 - 12 - 12

Minggu, 09 Desember 2012

Padangjopang Diterjang Puting Beliung, 8 Rumah dan 1 Sekolah Rusak

Delapan bangunan milik masyarakat dan dua ruangan kelas MTSN setempat mengalami rusak setelah hujan lebat disertai angin puting beliung menerjang pemukiman warga di Jorong Padangjopang, Nagari Tujuah Koto Talago, Kecamatan Guguak, Li­mapuluh Kota.

Seperti berita yang diturunkan Padang Ekspres, angin puting beliung melanda Jorong Padang Jopang pada Kamis (6/12) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Selain merusak bangunan ru­mah, bencana alam yang datang tiba-tiba tersebut membuat warga panik dan ketakutan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peris­tiwa tersebut. Namun melihat dam­pak kerusakan yang ditingalkan kerugian yang diderita warga cukup besar.

Adri Sandra, warga Jo­rong Pa­dangjopang me­nyebutkan, salah satu ru­mah warga, bernama Yet, 40, tertimpa pohon mang­ga yang mem­buat rumah­nya benar-benar hancur. Lalu rumah Khalid, 75, dan rumah Nur, 75, yang letaknya berdekatan dengan MTSN Padangjopang.

Sementara kondisi MTsN, tiga kelas rusak parah. Atap-atap kelas diterbangkan angin. ”Tiga rumah dan satu sekolah tersebut yang megalami kerusakan sa­ngat parah di dekat sini,” ungkap Adri kepada Pa­dang Ekspres, Jumat (7/12).

Kepala BPBD Kabupaten Lima­puluh Kota Azril Tamin di dampingi Kabid Kedaruratan BPBD, Firman­syah mengatakan, angin putting beliung tersebut sempat membuat panik warga setempat.

”Hingga tengah malam, pihak BPBD, kepolisian serta warga setem­pat masih melakukan pembersihan di sekitar rumah warga yang di­timpa pohon tumbang,” kata Fir­mansyah.

Warga yang rumahnya tidak bisa ditempati lagi terpaksa mengungsi ke rumah tetangga dan sanak famili. Semen­tara Jumat (7/12) pagi, petugas BPBD terus membantu warga mela­kukan pembersihan dan pendataan untuk bisa mendapatkan bantuan kedaruratan.

Dikutip dari Harian Singgalang, Sehari setelah kejadian, Bupati Alis Marajo Dt Sori Marajo dan rombongan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berkunjung ke lokasi bencana. Bupati memerintahkan BPBD, segera memperbaiki bangunan yang rusak tersebut. Dalam kesempatan bersamaan, Alis juga menyerahkan se jumlah bantuan sembako bagi keluarga korban. “Tolong cairkan bantuan tanggap darurat,” pinta Alis kepada anggotanya.

Alis meminta maaf kepada masyarakat sekitar, karena terlambat tiba di lokasi bencana. Atas nama Pemkab Limapuluh Kota, bupati mengaku turut berduka atas peristiwa angin puting beliung itu. Kepada masyarakat yang menjadi korban bencana, diharapkan selalu tabah. Selain itu, Bupati meminta masyarakat ekstra hati-hati terhadap bencana susulan.

Hitung-hitungan bupati seperti yang dituturkan Kepala BPBD Azril Thamin, saat ini cuaca sering berubah. Kadang kala hujan, kadang panas berkepanjangan. BPBD merilis, total bangunan yang hancur dan rusak akibat puting beliung mencapai sembilan unit. Delapan di antaranya merupakan bangunan dan rumah milik penduduk. Sementara satu bangunan lain berupa dua unit ruangan kelas milik MTSN Padang Jopang, Kecamatan Guguak.

Sementara itu, dengan rusaknya dua ruangan kelas di MTSN Padang Jopang, tidak menghambat aktivitas belajar mengajar. Sebaliknya, para murid masih melangsungkan kegiatan belajar seperti hari biasa.

Selasa, 04 Desember 2012

Porprov XII di Kabupaten Limapuluh Kota



Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang ke XII akan diresmikan pada tanggal 12 Desember 2012 nanti. Pada pembukaan nanti penyelenggara berkeinginan untuk memecahkan rekor MURI dengan membunyikan sebanyak 1000 talempong pacik. Penyelenggara terus menggelar persiapan terkait demi suksesnya Porprov 2012. Event dua tahunan kali ini akan dilaksanakan di Kabupaten Limapuluh Kota. Ada 29 cabang olah raga yang dipertandingkan dengan 30 venue.

Berikut 29 cabang olahraga yang dipertandingkan plus satu cabang ekhibisi Porprov XII Limapuluh Kota, serta venue dari cabang olah raga yang dipertandingkan:

  1. Angkat Berat : Aula ex. Kantor Bupati Limapuluh Kota

  2. Aerosport : Taeh

  3. Atletik : GOR Singa Harau

  4. Balap sepeda : Sungai Kamuyang

  5. Bola basket : GOR Singa Harau dan Lapangan alternative lain

  6. Bola volley : GOR Singa Harau

  7. Bridge : Gedung Serba Guna Politani

  8. Bulutangkis : Payakumbuh

  9. Catur : SMKN I Harau

  10. Dayung : Batang Sinamar

  11. Gulat : Aula Kantor Bupati lama/SMKN 2 Payakumbuh

  12. Judo : Aula SMKN 2 Payakumbuh

  13. Karate : Gedung Serba Guna Politani

  14. Kempo : Aula SMKN 2 Payakumbuh

  15. Menembak : Lapangan Work Shop Dinas PU Limapuluh Kota

  16. Balap motor : Gelanggang Kubu Gadang Payakumbuh

  17. Panjat tebing : GOR Singa Harau

  18. Pencak silat : Medan Nan Bapaneh Katian Putuih

  19. Renang : Kolam Renang Payakumbuh

  20. Senam : Aula ex. Kantor Bupati Limapuluh Kota

  21. Sepak bola dan futsal : GOR Singa Harau dan Lapangan Alternatif lain

  22. Sepak takraw : SMAN 1 Kecamatan Payakumbuh

  23. Taekwondo : Gedung Serba Guna Politani

  24. Tarung derajat : Gedung Serba Guna Politani

  25. Tennis lapangan : Kubu Gadang Payakumbuh

  26. Tennis meja : SMAN 1 Luhak

  27. Tinju : Lapangan Bola Koto Baru Simalanggang

  28. Wushu : SMAN 1 Luhak

  29. Panahan : Lapangan Kompi C

  30. Golf : PLTA Perbatasan Limapuluh Kota-Agam

Kamis, 25 Oktober 2012

Inilah Jadwal Pacu Terbang Itiak di Payakumbuh dan Limo Puluah Kota

pacu itiak

Jadwal Pacu Terbang Itiak di Kabupaten Limo Puluah Kota dan Payakumbuh

3 – 4 November 2012
Kelurahan Bodi, Kec. Payakumbuh Timur
Kota Payakumbuh

10 – 11 November 2012
Jorong Padang Panjang, Nagari Padang Panjang Tanjuang Haro Sikabu-kabu
Kec. Luak, Kab. Limo Puluah Kota

17 – 18 November 2012
Jorong Tanjuang Simantuang, Nagari Situjuah Gadang
Kec. Situjuah Limo Nagari, Kab. Limo Puluah Kota

24 -25 November 2012
Padang Cubadak
Jln. Ir. Sutami
Kel. Sicincin Mudiak, Kec. Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh

01 – 02 Desember 2012
Jorong Padang Panjang, Nagari Padang Panjang Tanjuang Haro Sikabu-kabu
Kec. Luak, Kab. Limo Puluah Kota

Sabtu, 06 Oktober 2012

Inilah Dia "Flying Duck" Alias "Pacu Itiak"

hariansinggalang.co.id | Matahari bersinar dengan garangnya, ada sedikit awan bergumpal di langit, seperti terpisah dari kelompoknya yang hilang entah kemana. Langit biru jernih seperti lukisan di ruang tamu rumah pejabat tinggi.

Start
Di sepanjang jalan terpasang berbagai umbul-umbul serta bendera beraneka warna dari berbagai gelanggang di Limapuluh Kota dan Payakumbuh. Saat itu di daerah Tanjuang Haro, kecamatan Luak, tengah diadakan alek anak nagari yang sudah dilaksanakan secara turun temurun. Alek anak nagari tersebut bernama pacu itiak (balap bebek/flying duck).

[caption id="attachment_3889" align="alignleft" width="400" caption="Pacu Itiak (Foto: Erison J. Kambari)"][/caption]

Beberapa ekor itiak terbang seperti hendak menusuk langit. Namun tidak. Itiak itu terbang tak terlalu tinggi, namun memukau. Mana pula ada di daerah lain, itiak bisa terbang jauh, tapi di Payakumbuh dan Limapuluh Kota, bisa.

Pacu itiak merupakan alek anak nagari yang sudah mendarah daging bagi masyarakat di Limapuluh Kota dan Payakumbuh. Kalau alek pacu itiak tak digelar, seperti ada yang kurang dalam kehidupan masyarakat.

“Iko yo sabana tradisi di nagari ko, kalau indak ado pacu itiak ko, saraso ado yang ilang,” ujar Bujang, salah seorang pecandu pacu itiak pada Singgalang, Minggu (30/9).

Memang, bagi sebagian nagari yang ada di Limapuluh Kota bagian selatan, kebanyakan masyarakatnya adalah memelihara itiak (peternak itik). Mereka melatih itiak untuk dapat terbang bukan hal yang asing lagi, karena sehari-hari mereka sudah bergelut dengan hal itu.

Keberadaan atraksi tradisional pacu itiak memang sudah dimulai sejak lama di Luak Nan Bungsu. Itu terbukti dari pagelaran acara yang sudah dimulai sejak 1928. Di era 60-an kegiatan tersebut sempat terhenti karena terjadi pergolakan di dalam negeri. Namun demikian, 1962 alek itu kembali digelar di nagari-nagari. Sampai sekarang masih tetap dipertahankan di Kota Payakumbuh dan Limapuluh Kota.

Saat ini terdapat 12 gelanggang yang rutin melakukan kagiatan pacu itiak. Di Payakumbuh, terutama masyarakat Nagari Aur Kuniang, Sicincin Mudiak, Balai Panjang, Ampangan serta Bodi Air Tabit adalah daerah yang rutin melaksanakan kegiatan tersebut, bahkan sudah masuk kalender pariwisata daerah Payakumbuh. Sedangkan di Limapuluh Kota, di antaranya di kenagarian Sikabu Kabu, Tanjuang Haro, serta Taram dan Kecamatan Harau.

Ketua Persatuan Olahraga Terbang Itik (Porti) Payakumbuh dan Limapuluh Kota YB. Dt. Parmato Alam, mengatakan, ajang pacu itiak ini merupakan satu-satunya di Indonesia, atau mungkin juga di dunia. “Kami rasa di Indonesia maupun di dunia hanya ada satu ajang ini, yaitu di Luak Limopuluah ini. Jadi sangat banyak yang penasaran dengan acara ini sehingga ikut menonton, seperti dari daerah tetangga, Batu Sangkar dan Agam. Bahkan bule pun sering ikut menonton. Beberapa kegiatan sebelumnya, sejumlah fotografer dari berbagai daerah di Sumbar ikut mengabadikan momen pacu itiak ini,” ujar pak Datuak.

Menurut Dt. Parmato Alam, awalnya ajang ini bukan dipertandingkan di jalanan, tapi di tengah sawah. Tapi karena peserta yang banyak dan berasal dari 12 gelanggang yang ada, jadi tidak memungkinkan lagi dilaksankan di sawah. Untuk itu dicoba mengalihkan ke jalanan. Hal lain yang membuat pacu itiak ini unik adalah itiak yang digunakan bukanlah sembarang itiak, tapi pilihan. Karena tidak semua itiak dapat terbang. Untuk kategori ini, itiak yang dipilih harus mempunyai warna kaki dan paruh yang sama serta mempunyai bulu yang tebal seperti bulu elang.

“Sedangkan untuk kelas yang akan diperlombakan juga ada. Seperti kelas 800, 1.000, 1.200, 1.400, 1.600 dan boko atau kelas istimewa. Tiap-tiap kelas disediakan hadiah dan tabanas dari para sponsor. Yang lebih menarik lagi kegiatan ini bukan hanya sebagai lomba saja, tapi juga untuk ajang gengsi bagi pemilik itiak yang berpacu dan juga gelanggang yang mengusungnya. Karena setiap itiak yang menang akan menambah tinggi harga jualnya,” katanya.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh salah seorang pemilik itiak yang menyertakan itiaknya berpacu sore kemarin. “Pacu itiak ini hanya sebagai hobi saja, tapi juga bisa untung karena kalau itiak kita bisa menang, apalagi sering jadi juara harganya bisa melambung tinggi. Yang dulu harganya hanya berkisar Rp35 ribu sampai Rp75 ribu, kalau juara bisa dihargai orang diatas Rp1,5 juta,” ujar Een, yang itiaknya juara sore itu.

Alek pacu itiak untuk tahun ini sudah dimulai sejak 15 September lalu dan akan berakhir pada 9 Desember mendatang. Pelaksanaannya digilir dalam 12 gelanggang yang ada, setiap hari Sabtu dan Minggu.

Jumat, 17 Agustus 2012

[Foto] Flyover Kelok 9

[caption id="" align="alignnone" width="600" caption="via @GNFI"]kelok 9[/caption]

[caption id="" align="alignnone" width="600" caption="via @siGustav"]kelok 9[/caption]

Copyright @ 2013 infosumbar . Designed by Templateism | Love for The Globe Press