Announcement:

Selamat datang di blog infosumbar

Tampilkan postingan dengan label Padangpanjang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Padangpanjang. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 April 2013

Pemilihan Uda Uni Kota Padang Panjang 2013

uda uni padang panjangPemilihan Uda Uni Kota Padang Panjang 2013

Pendaftaran
5 April - 24 Mei 2013
09.00 - 16.00
Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata
Komplek PDIKM Sialaiang Bawah, Padang Panjang
0752 84164

Rabu, 26 Desember 2012

Workshop Electronic Art di Padangpanjang

WORKSHOP ELECTRONIC ART
"ELECTRONIC ATARI PUNK CONSOLE"

bersama Laygreen dan Antirender dari Rumah Budaya Siku Keluang (Pekanbaru)

Jum'at, 28 Desember 2012
09.00-11.00 wib & 14.00 wib - selesai
Sarueh Gallery Jl Sutan Syahrir RT 06, Silaing Bawah Padang Panjang

Atari Punk Console (biasa disingkat APC ) adalah sirkuit populer yang menggunakan dua Integrated Circuit (IC) 555 timer atau sebuah IC 556 dual timer.

Sirkuit aslinya disebut "Stepped Tone Generator", diterbitkan dalam buklet Radio Shack: "Engineer's Notebook : Integrated Circuit Applications" tahun 1980 dan kemudian di "Engineer Mini Notebook - 555 Circuits oleh desainernya, Forrest M.Mims III(Siliconcepts, 1984).

"Atari Punk Console" (APC) merupakan nama yang diberikan oleh personil Kaustic Machines karena suara "low-fi" yang dihasilkan menyerupai game-game klasik dari konsol Atari di 1980-an, dengan output gelombang square yang mirip dengan Atari 2600.

CP: David 085264665273

R@ntauNet / AN

Selasa, 27 November 2012

Ada Replika Kapal dari 800 Batang Bambu di Padangpanjang

[caption id="attachment_4334" align="alignleft" width="400"] Replika kapal dari Bambu[/caption] padangekspres.co.id | Pertama, terbesar dan terhebat, Institut Seni Indone­sia (ISI) Padangpanjang dipercaya jadi pelaksana Southeast Asia Malay Art Festival (Sea MAF) 2012 yang membuka pin­tu re­fe­rensi bagi masyarakat.

Cerahnya cuaca di Kota Serambi Mekkah seakan men­dukung perhelatan besar untuk membentuk paradigma baru dalam peradaban Melayu. Wajah Kampus ISI Padang­pan­jang sebagai tuan rumah Sea MAF, tampak meriah de­ngan ane­ka spanduk, baliho, karangan bunga dan berbagai atribut ter­kait pagelaran seni terbesar pertama di Indonesia itu.

Di antara kemeriahan atribut dan pengunjung di kampus seni itu, sebuah relif kapal berdiri kokoh di tengah lapangan bola kampus.

Tak ayal, kreativitas ini me­nyita perhatian pengunjung. Re­plika kapal ini terbuat dari bam­bu tanpa polesan cat dan ak­seso­ris. Relif itu tersem­purna­kan de­ngan kontur bambu bagian pu­cuk yang membentuk anju­ngan kapal secara alami. Replika ka­pal ini mengandung beberapa fi­losofi ketika berbicara tentang Me­layu.

Konseptor relif kapal ber­uku­ran 22x4 meter itu, Am­zah me­ngatakan, replika kapal ini me­nyimbolkan perjalanan dan per­kembangan budaya Melayu di seantero nusantara dalam menyebarkan kebudayaan de­ngan cara berdagang.

Secara geografis, rumpun Me­la­yu yang terdiri dari berba­gai kerajaan, merupakan wil­a­yah ma­ritim. Sehingga un­tuk me­la­kukan perjalanan dari sua­tu tem­pat ke tempat lainnya me­la­­ku­kan perdagangan, men­ggu­na­kan kapal sebagai alat trans­por­tasi.

”Melayu itu dulunya adalah men­cakup kesultanan-kesul­ta­nan di wilayah nusantara. Ma­kanya, saya berpandangan bah­wa perkembangan pera­daban Me­layu tidak terlepas dari pe­man­faatan kapal sebagai alat men­capai suatu tujuan,” tutur Am­zah yang juga dosen seni ru­pa ISI Padangpanjang itu.

Sedangkan 800 batang bam­­bu sebagai material, kata Am­zah, menggambarkan suatu ke­satuan yang kokoh dan elastis. Bam­bu adalah tumbuhan be­rupa rumpunan yang tahan ko­koh terhadap terpaan angin. “Fi­lo­sofi bambu ini, meng­gam­bar­kan bahwa rumpun Melayu ti­dak semestinya hidup terpisah. Se­­baliknya tumbuh besar dalam sa­tu rangkuman, meski dibe­da­kan besar dan kecil seperti ke­ne­garaan. Kekokohan batang bam­­bu, menggambarkan se­buah harapan kebersamaan yang tidak bisa dirusak oleh apa pun,” ungkapnya.

Demikian juga bambu tanpa di­cat, pesannya bahwa keb­u­da­yaan Melayu tidak semes­tinya hi­lang atau memu­dar. “Dium­pa­m­akan dengan cat, dipastikan m­e­ngalami perubahan dalam jangka waktu tertentu,” jelasnya.

Sederhana tapi tidak mudah. Meski relif kapal yang berukuran tidak besar mengunakan batang bambu tidak dicat dan dibentuk, namun memakan waktu hingga lima bulan sampai selesai.

”Terkesan memang mudah da­lam pembuatannya. Tapi u­n­tuk sampai pada sebuah per­wujudan kapal seperti ini, tidak se­merta-merta langsung jadi. Peng­kajian hingga layak dija­dikan simbol peradaban Melayu, mem­butuh­kan waktu hingga em­pat bulan lamanya,” pungkas Am­zah.


Pamerkan Ratusan Artefak
Rangkaian Southeast Asia Ma­lay Festival (Sea MAF) juga diisi dengan pameran artefak dan regalia Kesultanan Nusan­tara. Pameran berlangsung sam­pai Kamis (29/11) ini, digelar dan di­buka di Rumah Budaya Fadli Zon, siang kemarin (26/11).

Ratusan artefak, baik asli, re­plika maupun foto yang dipa­merkan merupakan high light ke­kayaan peninggalan budaya Me­layu. Ada di antaranya artefak pa­da abad 10 sebelum Masehi dan koleksi berumur 2.000 ta­hun. “Semua itu bukti pera­da­ban bangsa. Saya memandang bah­wa bangsa yang beradab ada­lah yang bisa menghargai ke­budayaan,” sebut Fadli Zon, pemilik Rumah Budaya itu.

Wali Kota Padangpanjang, Suir Syam menyampaikan, pa­me­r­an ini menggambarkan be­sar dan kuatnya nenek mo­yang bang­s­a ini pada dulu kala. “Mel­alui pameran ini, kita berha­rap bisa membuka mata kita bahwa bangsa ini terlahir dari orang-orang pemberani,” tutur Suir Syam sebelum pembukaan pa­me­ran dengan pemukulan gong dan pengguntingan pita.

Koordinator Pameran Arte­fak Sea MAF, Erizal menga­ta­kan, kegiatan yang dirancang se­jak 4 bulan ini nyaris tidak ter­laksana karena satu bulan se­te­lah surat dilayang ke kepala be­berapa museum di Indonesia tak ada bala­san. “Namun setelah jem­put bola, akhirnya dapat diwu­jud­kan de­ngan sedikitnya 10 museum ikut berpartisipasi,” papar Dekan Fa­kultas Seni Rupa dan Desain ISI Padangpanjang. (yuwardi)

Kamis, 13 September 2012

Pekan Apresiasi Teater Institut Seni Indonesia Padangpanjang



Pekan Apresiasi Teater Institut Seni Indonesia Padangpanjang
15-20 Oktober 2012
20.00 - 23.00 WIB

Lokasi:
ISI PADANGPANJANG
Jln. Bundo Kanduang No. 35
Padangpanjang, Sumatera Barat
Indonesia

Tema "Teater Indonesia: Ruang Keberpihakan pada Penonton”


Materi Event:
1. Pertunjukan Teater
Total Peserta yang mengikuti kegiatan PAT 5 ini adalah sebanyak 11 pertunjukan, terdiri dari: 2 pertunjukan teater dari ISI Padangpanjang pertunjukan, satu pertunjukan dari UKM Teater Hampa Universitas Negeri Malang, Teater Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Teater STSI Bandung, Teater ISI Yogyakarta, Teater ISI Surakarta-Solo, Teater dari STSR-Pekanbaru, Bengkel Mime Theatre-Yogyakarta, Teater Sahita-Solo dan Studiklub Teater Bandung STB.

2. Seminar Teater Tema PAT 5 adalah “Teater Indonesia: Ruang Keberpihakan pada Penonton”
Seminar dibagi dalam dua sesi pagi dan siang, pembicara seminar dalam kegiatan PAT 5 adalah; a. Prof. Dr. Yudiaryani, M.A (akademisi teater ISI Yogyakarta), b. Nano Riantiarno (praktisi teater dan sutradara teater KOMA Jakarta), c. Yusrizal KW. (budayawan Sumatera Barat), dan d. Edy Suisno, S.Sn., M.Sn (sutradara dan dosen teater ISI Padangpanjang). Peserta seminar terdiri dari guru-guru kesenian, seniman, budayawan, mahasiswa Jurusan Seni Teater dan perwakilan peserta PAT 5. Tempat Seminar adalah ruang Studio Jurusan Seni Teater ISI Padangpanjang. Ruang ini berkapasitas 200 orang.

3. Workshop Akting dan Scenografi Workshop Teater
merupakan salah satu media untuk memperkaya wawasan dan skil tentang teater. PAT 5 membagi dua kegiatan workshop yaitu Workshop akting dengan instruktur yaitu Eka D Sitorus (pembina Sakti Actor Studio-SAS Jakarta) dan Workshop Skenografi dengan pemateri yaitu Iskandar K Loedin (Skenografer). Peserta workshop terdiri dari mahasiswa Jurusan Seni Teater ISI Padangpanjang, perwakilan guru-guru kesenian sederajat SLTA se Sumatera Barat dan perwakilan peserta pertunjukan PAT 5. Peserta Workshop terdiri dari guru-guru kesenian, mahasiswa Jurusan Seni Teater dan perwakilan peserta PAT 5. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Hall Olah Tubuh ISI Padangpanjang.

official website: www.pekanapresiasiteater.com

Selasa, 19 Juni 2012

Festival Serambi Mekkah VI dan Padangpanjang Expo 2012

Festival Serambi Mekkah VI dan Padang Panjang Expo 2012


Tanggal: 26 - 30 Juni 2012
Lokasi: GOR Khatib Sulaiman Bancah Laweh Padangpanjang

Menampilkan rangkaian kegiatan :
1. Festival Kesenian
2. Pameran Perdagangan dan Indsutri
3. Aneka Hiburan dan Lomba

Pendaftaran :
Jalan Jendral Sudirman No. 52, Padang, Depan Kantor Polda Sumbar.

Contact Person :
1. Irwan : 0812 1818 1122
2. Eka: 0813 7401 2985
3. Rio : 0852 6342 5934

Selasa, 29 Mei 2012

Tour de Singkarak Stage V, Padangpanjang - Singkarak

[caption id="attachment_2834" align="aligncenter" width="620" caption="tour de singkarak 2012"][/caption]

stage 5

stage 5

stage 5

Senin, 28 Mei 2012

Pementasan Teater "Mata Sunyi"

mata sunyi

”Orang-orang selalu berteriak, bahwa mereka ingin menciptakan sebuah masa depan yang lebih baik. Hal ini tidak benar. Masa depan adalah kehampaan apatis dari kepentingan bukan siapa-siapa."

Produksi ke-27
Teater Rumah Teduh UKS-UA
Mempersembahkan

"Mata Sunyi"
Karya: Marhalim Zaini
Sutradara: Eka Satiawan

Datang dan Saksikan...!

Rabu, 21 Maret 2012

Apa itu Panggung Publik Sumatera?

PANGGUNG PUBLIK SUMATERA dalam rangka memperingati "World Theatre Day 2012"
Tema Kegiatan : "Menjamu Penonton di Ruang Publik"
Hari Senin dan Selasa/26-27 Maret 2012

Pertumbuhan teater di Sumatera Barat khususnya dan Indonesia pada umumnya dalama lima tahun terakhir tidak lepas dari sumbangsih kelompok maupun seniman yang berdomisili di Padangpanjang. Kelompok maupun seniman teater ini telah ikut mengharumkan nama perteateran nasional. Sayangnya untuk kota Padangpanjang sendiri keberadaan mereka belum terasa ‘akrab’ di masyarakat. Untuk itulah dalam satu diskusi antara sutradara teater dan seniman bersepakat kerja bersama mengenalkan teater baik secara bentuk, genre, style teater maupun senimannya kehadapan masyarakat (publik) di Padangpanjang.

Pertemuan sesama penggiat teater telah dilakukan di sekretariat Teater Sakata Padangpanjang, Jl. Soekarno - Hatta No. 62 Bukit Surungan, Padangpanjang pada tanggal, 29 Desember 2011 dan 4 Januari 2012 yang dihadiri oleh Komunitas Seni Hitam Putih, Komunitas Seni Kuflet, Teater Plong, Sembilan Ruang, Kelompok Pematang, Katatari, Batahimimetheatre dan Teater Sakata sebagai tuan rumah. Dalam
pertemuan tersebut dihasilkan kesepakatan antara lain: setiap kelompok mengirimkan utusannya untuk duduk di kepanitiaan dan memiliki tanggung jawab untuk mensukseskkan kegiatan yang sedang dirancang.

Kegiatan yang dianggap cocok untuk melaksanakan iven ini adalah Hari Peringatan Teater Sedunia (WORLD THEATRE DAY) yang jatuh pada tanggal, 27 Maret 2012, yang kemudian diberi tema “Menjamu Penonton diruang Publik” dengan judul publikasi “Panggung Publik Sumatera”. Lokasi acara yang direncanakan adalah: tambang perkapuran Bukit Tui (Bancalaweh), Stasiun Kereta Api (Silaing) dan Pasar Padangpanjang.

Kemudian pertunjukan yang akan ditampilkan adalah: Monolog, Mime, Teater Modern, Teater Tradisi, dan Teater Kontemporer. Selanjutnya acara dilanjutkan oleh sarasehan teater dengan mengundang pembicara:
Halim HD (pengamat teater nasional) Solo dan Yusrizal KW (kritikus teater-wartawan budaya Padang Ekspres).

Harapannya dari kegiatan ini masyarakat Padangpanjang dapat mengenal lebih jauh pentas seni teater baik secara bentuk maupun senimannya sebagai ruang silaturahmi sehingga perkembangan teater di kota
Padangpanjang menjadi basis kekuatan teater di Sumatera.

Peserta Pertunjukan PANGGUNG PUBLIK SUMATERA sebagai berikut:

  • Teater Sakata dengan pertunjukan berjudul 'DONGENG MANDE DARI BUKIT TUI' karya-sutradara Tya Setiawati

  • Komunitas seni HITAM-PUTIH dengan pertunjukan berjudul "ORANG-ORANG BAWAH TANAH" karya Wisran Hadi-sutradara Yusril Padangpanjang

  • Komunitas Sambilan Ruang dengan pertunjukan berjudul "MATAHARI DISEBUAH JALAN KECIL" karya Arifin C Noer-sutradara Fitri Noveri

  • Komunitas BATAHI MIME THEATRE dengan pertunjukan berjudul 'BATU' karya-sutradara Muhammad Hibban Mauludi Hasibuan


MONOLOG dan TEATER TUTUR:

  • Naskah Monolog dengan judul 'CERAMAH ILMIAH Dr.a' karya Wisran Hadi-sutradara Deri Shukaik. Aktris : RakEna Anjani Amak

  • Naskah Monolog dengan judul 'KORUPTOR BUDIMAN' karya NN. Aktor : Andi Jagger

  • Naskah Monolog dengan judul 'COMPLICATED' karya Yusril-sutradara Kurniasih Zaitun. Aktor :Edi Satria Mak Itam

  • Teater Tutur dengan judul 'TUPAI JANJANG'. Aktor : Fuji El Ikhsan Bonk

  • Teater Tutur dengan judul 'MALIN KUNDANG' Aktor : Lee Production


Diikuti dengan Parade Kostum dan Pantomime selama dua hari kegiatan. Bekerja sama dengan HMJ TEATER Fakultas Seni Pertunjukan ISI Padangpanjang.

Klik disini untuk detail eventnya

Panggung Publik Sumatera

“Menjamu Penonton di Ruang Publik”

Senin-Selasa 26-27 Maret 2012

Lokasi:

  • Pasar Padangpanjang

  • Gedung. M. Syafei

  • Stasiun Kereta Api

  • Bukit Tui Padangpanjang


**Semua lokasi berada di Kota Padangpanjang, Sumatera Barat

[caption id="" align="aligncenter" width="548" caption="Lokaso Panggung Publik Sumatera"][/caption]

Rundown Acara

SENIN, 26 MARET 2012
Arak-arakan
(Pukul 10.00 wib-10.30 wib, Bukit Surungan-Pasar Padangpanjang)
Pembukaan
(Pukul 10.30 wib-10.40 wib di Pasar Padangpanjang)
Baca Puisi, Happening Art
(Pukul 10.40 wib-12.00 wib di Pasar Padangpanjang)
Teater Tutur dengan judul 'TUPAI JANJANG'. Aktor : Fuji El Ikhsan
(Pukul 14.00 wib-14.30 wib di Pasar Padangpanjang)
Monolog dengan judul 'KORUPTOR BUDIMAN' karya NN. Aktor : Andi Jagger
(Pukul 14.30 wib-15.30 wib di Pasar Padangpanjang)
Teater Sakata dengan pertunjukan berjudul 'DONGENG MANDE DARI BUKIT TUI' karya-sutradara Tya Setiawati
(Pukul 16.30 wib-17.30 wib di Bukit Tui Padangpanjang)
Monolog dengan judul 'COMPLICATED' karya Yusril-sutradara Kurniasih Zaitun. Aktor :Edi Satria Mak Itam
(Pukul 16.30 wib-17.30 wib di Pasar Padangpanjang)
Monolog dengan judul 'CERAMAH ILMIAH Dr. ANDA' karya Wisran Hadi-sutradara Deri Shukaik. Aktris : Rakena Anjani Amak
(Pukul 20.00 wib-21.30 wib di Pasar Padangpanjang)
komunitas Sambilan Ruang dengan pertunjukan berjudul "MATAHARI DISEBUAH JALAN KECIL" karya Arifin C Noer-sutradara Fitri Noveri
(Pukul 20.00 wib-21.30 wib di Stasiun Pasar Usang Padangpanjang)
komunitas BATAHI MIME THEATRE dengan pertunjukan berjudul 'BATU' karya-sutradara Muhammad Hibban Mauludi Hasibuan
(Pukul 21.30 wib-22.30 wib di Stasiun Pasar Usang Padangpanjang)

SELASA, 27 MARET 2012
Teater Tutur dengan judul ‘MALIN KUNDANG’. Aktor : Lee Production
(Pukul 10.00 wib-10.30 wib di Pasar padangpanjang)
Baca Puisi, Happening Art
(Pukul 10.30 wib-11.00 wib di Pasar Padangpanjang)
Grup KUCIANG TUO dengan pertunjukan teater rakyat Minangkabau berjudul ‘SI TUPAI JANJANG’, sutradara Edi Satria Mak Itam
(Pukul 11.00 wib-12.00 wib di Pasar Padangpanjang)
komunitas seni HITAM-PUTIH dengan pertunjukan berjudul "ORANG-ORANG BAWAH TANAH" karya Wisran Hadi-sutradara Yusril
(Pukul 14.00 wib-15.30 wib di Lapangan Voli KORAMIL Padangpanjang)
Pembukaan Sarasehan
Oleh Wakil Walikota Padangpanjang (Ir. H.Edwin, Sp)
(Pukul 16.00 wib-16.15 wib di Gedung M. Syafe’i Padangpanjang)
Sarasehan Teater bersama Halim HD (Kritikus Teater, Networker Kebudayaan) dan Yusrizal KW (Kritikus Teater, Sastrawan, Budayawan)
(Pukul 16.15 wib-18.00 wib di Gedung M. Syafe’i Padangpanjang)

Jumat, 08 Juli 2011

Windra dan Adilla Turut Memeriahkan FSM2011



Hari pertama Festival Serambi Mekah 2011 (FSM2011) disambut meriah masyarakat Kota Padangpanjang dan sekitarnya, ratusan orang berdesak-desakan memasuki arena pameran. Berbagai acara telah dipersiapkan panitia untuk disuguhkan pada pengunjung. FSM ini juga di meriahkan acara kesenian seperti shalawat dulang, tari piriang dan lain-lain. Pada kesempatan ini pula Windra dan Adilla mempersembahkan sebuah lagu minang yang rencananya akan direlease dalam waktu dekat ini. Acara FSM ini digelar dari tanggal 6-10 Juli 2011.

[related_posts]

Copyright @ 2013 infosumbar . Designed by Templateism | Love for The Globe Press