Announcement:

Selamat datang di blog infosumbar

Tampilkan postingan dengan label pessel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pessel. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 April 2013

Lowongan Kerja Relationship Officer Training Program di Bank BTPN

bank btpn

Bank BTPN membutuhkan karyawan dengan posisi:
Relationship Officer Training Program (ROTP)

Kualifikasi :

  • Pendidikan minimum SMA atau sederajat dengan pengalaman min. 1 tahun dibidang Sales, atau D3 Fresh Graduated

  • Usia Maksimum 28 Tahun

  • Mampu menjalin komunikasi dan mudah bergaul

  • Berorientasi kuat terhadap target dan menyukai tugas-tugas lapangan

  • Memiliki sepeda motor & SIM C

  • Fasilitas dan Program Pelatihan yang diterima :


Status karyawan tetap dengan gaji menarik

  • Jenjang karir yang terbuka untuk jangka panjang

  • Mendapatkan fasilitas asuransi kesehatan untuk diri sendiri dan keluarga baik rawat jalan maupun rawat inap

  • Mendapatkan training dasar dan training lanjutan yang berkesinambungan

  • Mendapatkan insentif atas kinerja yang dicapai


Lokasi Penempatan : Tapan, Pesisir Selatan

Kirimkan lamaran dengan mencatumkan kode posisi & lokasi penempatan di Subject e-mail, contoh : ROTP – Tapan

Pengiriman Via e-mail : Iriani.Rina@btpn.com

*Proses Seleksi tidak dipungut biaya

via jobsdb

Selasa, 09 April 2013

Saksikanlah... Seri I Piala Dunia Ketepatan Mendarat Paralayang

PGAWC painan

Saksikanlah Seri I Piala Dunia Ketepatan Mendarat Paralayang (Para Gliding Accuracy World Cup/PGAWC) di Painan, Pesisir Selatan, 25-28 Apr. Diikuti sekitar 60 penerbang dr 15 negara.

Bagi yg ingin meliput, silahkan hubungi: tagorgantolle@gmail.com. Terimakasih atas perhatian dan dukungannya pada olahraga dirgantara. Bravo! Drs. Tagor Siagian, M.Si/Humas & Press Officer Panpel PGAWC Painan 2013.

www.pgawc1.jatarupa.com / www.pgawc.org

Jumat, 22 Maret 2013

Bukit Langkisau Menjadi Tuan Rumah Kejuaran Dunia Paralayang

[caption id="attachment_5402" align="alignnone" width="620"]paralayang Paralayang di Puncak Lawang, Agam[/caption]

Bukit Langkisau di Kota Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, akan menjadi tuan rumah Seri Pertama Kejuaraan Dunia Ketepatan Mendarat, 26-28 April 2013.

Humas Panitia Pelaksana Tagor Siagian dalam siaran pers yang diterima Antara, Jumat, mengatakan sampai saat ini sekitar 20 penerbang andal dunia asal Kroasia, Serbia, Slovenia, Bosnia Herzegovina, Korea Selatan, Jepang, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan China, serta sepuluh atlet nasional sudah mendaftarkan diri.

Menurut Tagor, Ketua Umum Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) dan Federasi Aerosport Internasional (FAI) melihat minat besar terhadap olahraga paralayang di Indonesia dan lokasi-lokasi sangat indah dan menantang untuk terbang, menjadi alasan diterimanya penawaran menjadi tuan rumah salah satu dari tujuh seri Piala Dunia tahun ini.

"Ini juga membuktikan bahwa prestasi para penerbang Merah Putih sejak lima tahun silam tidak dianggap remeh para petinggi olahraga paralayang dunia," katanya.

Para penerbang putri Indonesia berhasil menjadi Juara I Seri PGAWC selama tiga tahun secara beruntun setelah Ifa Kurniawati (2010), Milawati Sirin (2011) dan Lis Andriana tahun lalu.
Sejak mengikuti ajang multi cabang, para atlet paralayang Indonesia juga selalu mencatat prestasi maksimal ketika merebut Juara Umum Asian Beach Games I di Bali pada 2008, lalu Juara Umum SEA Games 2011 dengan meraup sepuluh dari total 12 nomor yang dipertandingkan.

Barry Rozano, Ketua Perkumpulan Olahraga Dirgantara Paralayang Jatarupa Jakarta yang dipercaya sebagai penyelenggara, mengatakan bahwa Bukit Langkisau di Desa Salido, Painan, karena adanya keinginan kuat untuk memperkenalkan lokasi terbang baru yang menantang untuk para atlet nasional dan dunia.

Selain alamnya yang indah dan berjarak tempuh sekitar 2,5 jam dari Padang, lokasinya sangat cocok untuk menguji kemampuan para penerbang.

"Para atlet akan lepas landas dengan meloncat dari bukit berketinggian 196 meter di atas permukaan tanah. Lokasi pendaratan adalah dipantai, yang berjarak 600 meter garis lurus dari tempat take off. Sejajar dengan pantai terdapat sungai, sehingga para pilot tak boleh lengah jelang pendaratan," katanya.

Kejuaraan dunia yang diselenggarakan untuk keempat kalinya di Indonesia dan menyediakan hadian 4500 euro (Rp58 juta) tersebut akan mempertandingkan tiga kategori, yaitu putra, putri dan beregu yang diawali dengan latihan bebas bagi semua peserta pada 24 April.

Latihan resmi pada 26 April akan tetap diperhitungkan nilainya sebagai hari cadangan bila cuaca menggagalkan satu hari lomba.

Agar hasil kejuaraan diakui, dibutuhkan minimal dua hari lomba. Jumlah nilai terkecil yang berhasil dikumpulkan setiap penerbang selama lomba dua hari akan menentukan gelar juara dan peringkat dunia sementara.

Karena jenis lomba Ketepatan Mendarat, maka nilai yang diperhitungkan adalah jarak dari titik nol dalam centimeter yang dicapai atlet ketika kakinya menginjak tanah pertama kali saat mendarat.

Sebagai contoh, atlet yang menginjakkan kaki pada jarak 32 cm dari titik nol, maka nilainya adalah 0,32. Pendaratan sempurna pada titik nol bernilai 0,00.

Berikut jadwal lengkap Seri PGAWC 2013:
Seri 1: Painan, Sumatera Barat (25-28 April)
Seri 2: Khao Yai, Suphanburi, Thailand 2-5 Mei
Seri 3: Larouco, Montalegre, Portugal (24-26 Mei
Seri 4: Selangor, Malaysia (14-16 Juni)
Seri 5: Serbia-Montenegro (20-22 September
Seri 6: Rumania (27-29 September)
Lokasi Seri 7 atau Super Final akan ditentukan kemudian.

antara sumbar / sun

Rabu, 28 November 2012

Akhirnya... Pemekaran Kabupaten Pesisir Selatan Disetujui DPRD Sumbar

Akhirnya DPRD Sumbar memutuskan menyetujui usulan pemekaran kabupaten Pesisir Selatan.

padangmedia.com | Setelah melalui pembahasan yang mendalam dari Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat sebagai Tim Pembahas, akhirnya DPRD Sumbar memutuskan menyetujui usulan pemekaran kabupaten Pesisir Selatan.

Persetujuan setelah mendengarkan pendapat akhir fraksi DPRD dalam sidang paripurna yang digelar, Selasa (27/11) di Gedung DPRD Sumbar. Seluruh fraksi sepakat untuk memberikan rekomendasi usulan pemekaran tersebut dilanjutkan ke Kementerian Dalam Negeri.

"Hasil pembahasan yang telah dilakukan Komisi I menyimpulkan pemekaran kabupaten Pesisir Selatan sudah layak mendapat persetujuan," kata Ketua Komisi I, Muzli M Nur melaporkan hasil kerja Tim Pembahas.

Muzli membacakan laporan lengkap hasil pembahasan yang sudah dilakukan oleh Komisi I DPRD dalam paripurna yang dihadiri ratusan pengunjung dari masyarakat Pesisir Selatan tersebut. Paripurna DPRD ini dihadiri juga oleh Wakil Bupati Pesisir Selatan, H. Editiawarman.

Muzli menggarisbawahi hal penting mengenai pemekaran tersebut bahwa terlihat komitmen yang tinggi dari masyarakat melalui Tim Presidium, kesepakatan bersama Badan Musyawarah Nagari di 60 kenagarian yang ada di enam kecamatan dan pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan bersama DPRD kabupaten dalam pembentukan Daerah Otonomi Baru bernama Ranah Indo Jati.

Wakil Ketua DPRD Sumbar, Trinda Farhan Satria terkait persetujuan DPRD terhadap kelanjutan proses usulan pemekaran Kabupaten Pesisir Selatan tersebut menjelaskan, pemekaran harus dilihat dari beberapa aspek. Terutama sekali kebutuhan.

"DPRD memberikan keputusan menyetujui usulan ini setelah melihat pemekaran sudah menjadi kebutuhan. Dengan wilayah memanjang seperti itu akan sangat sulit memberikan pelayanan publik yang maksimal," kata Farhan.

Selain itu, secara persyaratan, dari laporan tim pembahas yang sudah melakukan kajian dan mencari pembanding dan kajian akademis sudah mencukupi untuk dimekarkan.

Farhan mengulas, dengan keputusan DPRD tentang persetujuan ini hendaknya Gubernur segera menyampaikannya ke Kementerian Dalam Negeri untuk ditindaklanjuti.

Bakal kabupaten baru hasil pemekaran di Kabupaten Pesisir Selatan ini akan mencakup wilayah kecamatan-kecamatan Airpura, Kecamatan Pancung Soal, Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, Ranah Ampek Hulu Tapan, Kecamatan Lunang dan Kecamatan Silaut. (feb)

image credit: wikipedia

Minggu, 07 Oktober 2012

Pessel Fishing Tournament 2012

pessel fishing tournament

Pessel Fishing Tournament 2012 diselenggarakan di perairan pesisir selatan Sumatera Barat.
Kegiatan Turnamen Mancing kelas Profesional akan diselenggarakan pada tanggal 20-21 Oktober 2012, dimulai berangkat dari Basis Turnamen di pelabuhan Panasahan Painan – Sumatera Barat, pada hari Sabtu 20 Oktober 2012 Jam 07.00 WIB, dan kembali ke Basis Turnamen pada hari minggu 21 Oktober 2012, dimana batas penimbangan Ikan, pada jam 14.00 WIB.

  • Basis Turnamen di pelabuhan Panasahan Painan – Sumatera Barat

  • Peserta turnamen berdasarkan Tim dengan maksimal 5 (lima) pemancing dalam satu perahu/kapal, dimana salah satu dari pemancing menjabat sebagai Ketua Tim.

  • Peserta boleh mengikuti hanya sebagian hari dari keseluruhan 2(dua) hari turnamen dengan syarat memberitahukan dan mendapatkan persetujuan sebelumnya dari Panitia penyelenggara


A. TATA CARA dan PERATURAN TURNAMEN
1. Umum

  1. Peraturan Turnamen mengacu pada aturan IGFA dengan menjunjung tinggi azas kejujuran dan sportivitas peserta.

  2. Teknik mancing yang di perbolehkan adalah : Popping/Casting, Jigging, Trolling, Dasaran/Ngoncer.

  3. Wajib menggunakan Alat Pancing berupa Joran dan Reel.

  4. Penggunaan Reel Electric dan tombak tidak diperbolehkan.

  5. Mancing secara hand-lining/kelosan tidak diperbolehkan, kecuali untuk mencari umpan.

  6. Kapten & Kru kapal tidak diperbolehkan ikut memancing kecuali untuk mencari umpan atau ikut terdaftar sebagai peserta dalam 1(satu) team.

  7. Minimal berat ikan yang diperhitungkan dalam turnamen dan yang layak untuk di timbang adalah 5kg.


2. PIRANTI MANCING

  1. Dalam penggunaan Piranti/peralatan mancing (joran dan reel) di bebaskan , baik dalam jumlah maupun ukurannya asalkan tidak melanggar ketentuan tentang peralatan dan cara mancing yang diterbitkan oleh IGFA

  2. Setiap peserta dapat menggunakan kenur yang terbuat dari nylon maupun PE, Monofilament maupun multifilament (superbraid, dacron dll)

  3. Penggunaan umpan alami, umpan tiruan atau kombinasi diantara keduanya diperbolehkan, dilarang menggunakan umpan binatang mamalia dan reptil

  4. Penggunaan Leader line atau tali pandu panjang max 4 meter untuk ukuran leader, jenisnya seperti fluro carbon atau jenis leader lainnya di perbolehkan

  5. Penggunaan mata kail/hook adalah max 2 buah untuk ukuran & jenisnya adalah bebas termasuk kail grandong


B. PESERTA TURNAMEN

  1. Peserta turnamen terbuka untuk Umum.

  2. Diluar nama-nama pemancing yang terdaftar , kapal di larang membawa orang lain di atas kapal selama turnamen berlangsung kecuali dengan ijin dari Dewan Juri seperti kru TV untuk meliput , wartawan.

  3. Semua peserta wajib mengikuti acara pembukaan yang di lanjutkan dengan rapat teknis turnamen dimana pada saat itu akan di bagikan pula atribut turnamen seperti : kaos turnamen, tanda pengenal, buku panduan.

  4. Peserta yang tidak hadir pada saat itu dianggap telah paham dan setuju terhadap segala kesepakatan atau perubahan peraturan yang telah diambil oleh Panitia dengan peserta yang hadir pada waktu itu (rapat teknis).

  5. Setiap peserta yang telah selesai berlomba diwajibkan kembali/melaporkan kepada panitia di basis turnamen.

  6. Peserta dilarang membuang sampah anorganik seperti : kantong plastik, botol minuman , kaleng minuman dilaut , semua sampah anorganik harus di kumpulkan dan dibuang di darat pada tempatnya.

  7. Setiap peserta wajib melakukan registrasi ulang di basis turnamen sebelum di mulai.


C. SPESIES IKAN YANG DI PERTANDINGKAN
Spesies/jenis ikan yang dipertandingkan untuk mendapat juara 1, 2 dan 3 adalah semua jenis ikan, kecuali ikan Berparuh/Billfish (marlin, layaran, todak), ikan napoleon, ikan pari, ikan hiu serta ikan yang dilindungi. Untuk juara kategori ikan species adalah ikan terberat dalam kategori species yang dipertandingkan dan tidak masuk dalam urutan juara 1, 2 dan 3.
Species ikan tersebut meliputi :
1. Tenggiri/Wahoo;
2. Tuna;
3. Barakuda;
4. Kuwe;
5. Kakap/Kurisi;
6. Kerapu;
7. Lemadang/Mahi-Mahi;
8. Amberjack

D. KAPAL DAN PERLENGKAPANNYA

  1. Kapal peserta akan di undi pada malam hari saat rapat teknis ,kecuali peserta yang menggunakan kapal di luar dari yang di sediakan oleh panitia.

  2. Selama turnamen berlangsung komunikasi antar basis turnamen dengan setiap peserta diatas kapal akan dilakukan melalui Tournament Radio Control

  3. Radio Control berjadwal akan dilaksanakan sebanyak 5(lima) kali yaitu pada saat keberangkatan berisikan laporan jumlah orang di atas kapal pada hari Sabtu 20 Okt 2012

  4. Pada pukul 10.00 WIB, pukul 13.00 WIB , pukul 16.00 WIB berupa laporan mancing

  5. Terakhir pada saat kapal masuk kembali ke Pelabuhan Panasahan yang merupakan laporan jumlah orang di kapal pada hari Minggu 21 okt 2012

  6. Diluar laporan jadwal Radio control diatas peserta wajib melaporkan setiap peristiwa mancing yang diperolehnya pada saat terjadi sambaran/strike sampai ikan tersebut diangkat di atas kapal

  7. Petunjuk waktu yang di pakai patokan pada semua peristiwa adalah jam yang berada di meja Tournament Radio Control

  8. Setiap peserta diharapkan bantuannya merilay/meneruskan berita dan laporan radio yang kurang jelas diterima antara Tournament Radio Control dengan peserta lain

  9. Dalam keadaan salah satu kapal peserta mengirim sinyal darurat SOS (May Day) semua peserta lain harus berhenti mancing dan sesegera mungkin menuju tempat dimana kapal tersebut berada untuk berupaya memberikan bantuan.


E. BASIS DAN AREA TURNAMEN
Basis Turnamen adalah Pelabuhan Panasahan, Painan – Sumatera Barat
Area turnamen adalah meliputi perairan Samudera Hindia dalam radius 60 Mil dari basis turnamen.

F. DISKUALIFIKASI

  1. Melanggar peraturan IGFA dan peraturan turnamen yang telah disepakati dalam rapat teknis baik yang disengaja maupun yang tidak.

  2. Melakukan upaya / tindakan yang tidak sportif.

  3. Ikan hasil mancing yang akan ditimbang telah melewati batas waktu penimbangan yang telah di tentukan.

  4. Jika menaikkan ikan Billfish (Marlin, Layaran, Todak), Ikan napoleon, Ikan Hiu, pari dan ikan lainnya yang dilindungi.

  5. Ikan yang dipancing dari luar batas area mancing yang telah di tentukan.

  6. Peserta yang mendapatkan sanksi diskualifikasi tidak berhak menuntut pengembalian biaya registrasi dan atau biaya lainnya ataupun menuntut ganti rugi dalam bentuk apapun.


G. PROTES

  1. Keputusan Dewan Juri mengikat dan tidak dapat di ganggu gugat.

  2. Bila terjadi beda pendapat dan perselisihan paham , setiap peserta dapat mengajukan protes secara tertulis kepada Dewan Juri disertai uang jaminan sebesar Rp. 500,000 yang akan di kembalikan bilamana protes tersebut bisa diterima, paling lambat 2 jam sebelum waktu turnamen berakhir


H. LAIN-LAINNYA

  1. Direktur Turnamen berhak menunda atau membatalkan turnamen apabila pihak berwenang menyatakan atau atas pertimbangannya memutuskan terjadi cuaca buruk yang bisa membahayakan keselamatan peserta.

  2. Panitia turnamen berhak untuk mengubah ketentuan dan peraturan turnamen dan diketahui oleh peserta dengan di umumkan melalui papan pengumuman/rapat teknis.

  3. Panitia tidak bertanggungjawab bilamana terjadi kecelakaan atau kerusakan apapun yang mengakibatkan kerugian material maupun jiwa.


SISTEM PENILAIAN TURNAMEN
Dewan Juri menilai berdasarkan berat ikan yang di timbang yang diperoleh setiap Team

  1. Setiap peserta/team harus menyerahkan hasil tangkapan ikan yang diperoleh untuk dicatat dan ditimbang di meja Dewan Juri dengan batas waktu terakhir pada Hari Minggu tgl 21 Okt 2012 Pukul 14.00 WIB sesuai jam di meja panitia tanpa alasan apapun.

  2. Berat minimum ikan yang diperhitungkan dalam turnamen ini adalah : 5 kg .

  3. Jika terdapat ikan dengan berat yang sama maka ikan yang diperhitungkan adalah ikan yang terlebih dahulu di timbang menurut jam panitia.

  4. Ikan yang menjadi juara umum 1 , 2, 3 tidak boleh di perhitungkan kembali dalam kategori juara spesies.

  5. Ikan yang menjadi juara 1, 2, 3 serta ikan yang menjadi juara setiap kategori species menjadi milik panitia.


A. PENILAIAN UNTUK JUARA

  1. Juara Umum – 1 adalah 1 ekor ikan yang terberat.

  2. Juara Umum – 2 adalah 1 ekor ikan terberat ke dua.

  3. Juara Umum – 3 adalah 1 ekor ikan terberat ke tiga.

  4. Juara Spesies adalah 1 ekor ikan terberat pada setiap kategori species yg dipertandingkan.


B. KAPTEN & KRU TERBAIK
1. Kapten & Kru terbaik adalah yang peserta nya memperoleh Juara Umum pertama.

JUARA DAN HADIAH TURNAMEN
Total hadiah kejuaraan PESSEL FISHING TOURNAMENT 2012 berupa uang Tunai , Piala ,Piagam dengan perincian sebagai berikut :
1. Juara Umum Pertama : Hadiah uang tunai Rp. 35.000.000, Piagam, dan trophy
2. Juara Umum ke dua : Hadiah uang tunai Rp. 25.000.000, Piagam, dan trophy
3. Juara Umum ke tiga : Hadiah uang tunai Rp. 15.000.000, Piagam, dan trophy
4. Juara ikan Spesies : Hadiah uang tunai, Masing-masing Rp. 1.500.000; Piagam.
5. Kapten & Kru Terbaik : Hadiah uang tunai Rp. 3.000.000; Piagam.

“Pajak Hadiah sebesar 10 % menjadi tanggung jawab peserta dan akan langsung di potong oleh pihak yang berwenang/panitia”

JADWAL TURNAMEN
1. Jumat , 19 Oktober 2012 :
08.00 – selesai : Pembukaan acara oleh Menpora
21.00 – 23.00 WIB : Reg ulang & Pembagian atribut
23.00 – 23.15 WIB : Sambutan
23.15 – 24.00 WIB : Rapat Teknis

2. Sabtu, 20 Oktober 2012 :
07.00 – 07.10 WIB : Pelepasan dan start Mancing oleh Bupati Pesisir Selatan

3. Minggu, 21 Oktober 2012 :
14.00 WIB : Batas Akhir Penimbangan (melewati jam tersebut didiskualifikasi)
14.00 – 15.00 WIB : Rekap Hasil Juara
15.00 – 16.00 WIB : Pengumuman Juara dan pembagian Hadiah

Bila peserta tidak hadir dalam acara penyerahan hadiah , maka hadiah akan diberikan kepada juara berikutnya

Biaya pendaftaran dapat di transfer ke rekening :
Bank BRI Cabang Painan, Sumatera Barat.
No Rekening : 5483-01-016260-53-2
Atas nama : Afrida, SH.
Formulir pendaftaran dan slip bukti transfer dapat di fax / email ke 0756-22620 / tourism_pessel@yahoo.co.id

Atau untuk rekan rekan di Jakarta, dapat melalui,
Bank BCA
No Rekening : 764-034-555-6
Atas nama : Suyanto
Formulir pendaftaran dan slip bukti transfer dapat di fax / email ke 021-6915336 ( Bursa Pancing ) / yantosu12@yahoo.com

Senin, 10 September 2012

Puncak Langkisau, Keindahan yang Memesona

[caption id="" align="alignnone" width="576" caption="Pemandangan Dari Puncak Langkisau (facebook.com/paraktingga)"]puncak langkisau[/caption]

KOMPAS.com | Perjalanan menuju bukit ini saja sudah mengesankan. Dari pusat kota Painan menuju Bukit Langkisau, perjalanan melalui jalanan berkelok, lalu di kanan kiri pohon rindang. Sesekali pohon rindang tak tampak dan yang muncul hanya panorama menakjubkan berupa laut nun jauh di bawah sana.

Sampai di pelataran parkir, cukup berjalan kaki menaiki tangga. Sebentar saja, hanya beberapa anak tangga dan saya sampai di puncak bukit di ketinggian 400 meter. Panorama di dekat pelataran parkir saja sudah memesona.

Sampai di puncak bukit, laut lepas dan Kota Painan menjadi pemandangan dominan. Bukit yang bentuknya melandai tersebut terhampar rumput hijau yang lapang. Seperti padang golf kecil yang berada di tepian tebing.

Namun, tepian itu seakan tak ada ujung, melainkan membulat ke bawah. Hati-hati saat melangkah untuk melihat panorama semakin dekat. Bisa-bisa terus berjalan, malah akan terjatuh. Menjelang sore, apalagi di akhir pekan, tepian bukit pun ramai dipadati pengunjung.

Mereka asyik berfoto-foto dengan latar belakang laut dan kota. Para muda-mudi asyik berpacaran sambil memandangi lautan. Memang, lokasi ini cocok untuk berpacaran, atau mau lebih berkesan lagi, jadikan Bukit Langkisau sebagai tempat Anda melamar kekasih. Suasananya terutama di senja hari begitu romantis.

Lautan di depan mata itu adalah Samudera Hindia. Berjejeran Pantai Salido dan Teluk Painan. Lekuk-lekuk kota di pesisir pantai itu pun tampak jelas. Jangan buru-buru beranjak, tunggu lah saat senja datang.

Beberapa pengunjung menyarankan saya untuk menantikan matahari terbenam di bukit ini. Semburat jingga di cakrawala samudera konon begitu cantik. Sayang, karena waktu yang terburu-buru, saat itu saya tak berkesempatan menyaksikannya sendiri.

Bukit Langkisau bukan sekadar untuk menikmati panorama. Para penggemar olahraga paralayang menjadikan bukit ini sebagai lokasi mereka “terbang”. Di kawasan ini komunitas paralayang biasa tampil.

Tak hanya itu, bukit ini pun menjadi lokasi acara-acara lomba paralayang hingga tingkat nasional dan internasional. Angin dan lokasinya memang cocok sebagai tempat melakukan paralayang. Bahkan setiap tahunnya diadakan Festival Paralayang.

Pengunjung bisa saja mencoba sendiri paralayang. Terbang di atas lautan dan kota Painan tentu meninggalkan kesan lebih mendalam dibanding sekadar duduk-duduk menikmati panorama. Cobalah uji adrenalin dengan “terbang” dengan paralayang.

Tak bisa paralayang? Tenang saja, seperti paralayang di Puncak Pass, Jawa Barat, di sini Anda juga bisa melakukan paralayang secara tandem. Jika ini kali pertama Anda mencoba paralayang, ketegangan dan jantung berdebar sudah pasti, tetapi panorama yang menakjubkan menjadi bayaran setimpal.

[caption id="" align="alignnone" width="576" caption="Jalan Akses Menuju Puncak Langkisau(facebook.com/paraktingga)"]puncak langkisau[/caption]


Menuju Bukit Langkisau
Bukit Langkisau berada di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Untuk menuju lokasi ini, pengunjung bisa menempuh perjalanan dari kota Padang menuju Kota Painan, ibu kota Pesisir Selatan.

Waktu tempuh dari Padang menuju Painan sekitar dua jam. Sementara dari Painan ke Bukit Langkisau sangat dekat, hanya sekitar 15 menit perjalanan darat. Jadi, jika Anda datang dari luar Pulau Sumatera, maka Anda bisa masuk ke Sumatera Barat melalui Bandara Minangkabau di Kota Padang.

Selain Bukit Langkisau, Kabupaten Pesisir Selatan menyimpan daya tarik lainnya seperti Pantai Carocok dan pulau-pulau yang cantik. Kabupaten ini memiliki 57 pulau yang menyimpan potensi wisata. Beberapa pulau yang sudah berkembang sebagai destinasi wisata adalah Pulau Cubadak, Pulau Karabak, Pulau Pulau Babi, dan Pulau Cingkuak.

Sayang, akomodasi di kabupaten ini masih minim. Belum ada hotel berbintang di Kota Painan. Beberapa pulau memang memiliki penginapan semacam resor. Di Kota Painan sendiri hanya memiliki hotel melati. Kota ini bisa menyediakan hingga 200 kamar dari berbagai hotel melati yang tersebar.

Namun, jangan jadikan keterbatasan akomodasi sebagai alasan. Bukit Langkisau sangat layak untuk dikunjungi. Bukit ini ibarat mata koin, menyimpan panorama nan romantis, sekaligus menjadi ajang uji adrenalin. Seakan romantisme yang menegangkan.

Selasa, 29 Mei 2012

Tour de Singkarak Stage VI, Pariaman - Painan

[caption id="attachment_2834" align="aligncenter" width="620" caption="tour de singkarak 2012"][/caption]

**jadwal ini dipercepat oleh panitia menjadi jam 11



stage 6

stage 6

stage 6

Senin, 21 Mei 2012

Panorama Kawasan Mandeh

mandeh

Kawasan wisata Mandeh terletak di Kecamatan Koto XI Tarusan yang berbatas langsung dengan Kota Padang. Kawasan ini hanya berjarak 56 KM dari Padang dengan luas ± 18.000 Ha dan waktu tempuh sekitar 56 menit. Lebih lengkap tentang kawasan mandeh disini..

mandeh 1


mandeh 2


mandeh 3


mandeh 4


mandeh 5


mandeh 6


mandeh 7


mandeh 8


Foto: hafizhulkhair.com

Jumat, 18 Mei 2012

Kawasan Wisata Puncak Mandeh

[caption id="attachment_2473" align="aligncenter" width="615" caption="Kawasan Mandeh"][/caption]

Kawasan wisata Mandeh terletak di Kecamatan Koto XI Tarusan yang berbatas langsung dengan Kota Padang. Kawasan ini hanya berjarak 56 KM dari Padang dengan luas ± 18.000 Ha dan waktu tempuh sekitar 56 menit. Wisata Mandeh melingkupi 7 kampung di 3 nagari yang dihuni oleh 9.931 jiwa penduduk dengan mata pencaharian bertani, beternak dan nelayan. Objek wisata kawasan Mandeh (Mandeh Resort) sudah dikenal baik ditingkat nasional dan internasional dengan adanya investasi asing (Itali), mengembangkan resort wisata yang dikenal dengan Cubadak Paradiso. Bahkan kawasan Mandeh telah menjadi destinasi utama kebijakan sektor pariwisata kebaharian yang dimasukkan ke dalam Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Nasional (RIPPNAS) bersama Biak dan Bunaken. Kawasan Wisata Mandeh sangat menjanjikan untuk dijadikan tujuan investasi.

Lokasi ini disebut sebagai kawasan wisata Mandeh karena salah satu kampung yang ada di kawasan ini bernama Kampung Mandeh yang terletak di bagian tengah Teluk Carocok Tarusan. Teluk Carocok Tarusan cukup landai dan tidak berombak karena disekitarnya terdapat beberapa pulau kecil di antaranya Pulau Traju, Pulau Setan Kecil, Pulau Sironjong Kecil dan Besar, selain tentunya Pulau Cubadak. Sementara di bagian selatan kawasan ini tepatnya di Kampung Carocok ada sebuah tanjung meliuk bagaikan kail, sehingga teluk terlihat bagaikan sebuah danau yang menakjubkan dengan riaknya yang selalu bernyanyi tak henti-hentinya.

Di sisi utara kawasan Mandeh terdapat beberapa pulau yang melingkar yaitu; Pulau Bintangor, Pulau Marak, Pulau Ular, dan Pulau Pagang yang berdampingan dengan Sikuai Island. Di sepanjang pantai dari Kampung Sungai Pisang sampai ke Kampung Carocok kawasannya cukup landai dan berpasir putih dengan beberapa pohon pelindung seperti pohon kelapa, pohon waru, pohon nagka dll. 7 kampung dari 3 nagari di kawasan ini termasuk ke dalam kawasan pengembangan wisata yaitu; Kampung Mudiak Air, Kampung Simpang Carocok, Kampung Pulau Karam, Kampung Sungai Nyalo, Kampung Sungai Tawar, Kampung Sungai Pinang, dan Kampung Teluk Raya. Penduduk sekitar kawasan Mandeh terkenal cukup ramah dan cepat berbaur dengan masyarakat pendatang, bahkan suka membantu.

Gerbang masuk kawasan Mandeh dapat dicapai melalui laut dan jalan darat. Bila naik kapal bisa dari pelabuhan Bungus, Gaung, Teluk Bayur atau dari pelabuhan Muara Padang serta dari teluk Tarusan. Sedangkan melalui jalan darat terdapat dua alternatif yang berbeda, yaitu dari Carocok Tarusan dan dari Sungai Pisang Padang.

Foto-foto di kawasan Mandeh bisa dilihat disini.

Kamis, 17 Mei 2012

Pulau Cingkuak

[caption id="attachment_2468" align="aligncenter" width="620" caption="Pulau Cingkuak via @hfzhl"][/caption]

Pulau Cingkuak, dengan luas 4,5 Ha, berhadapan dengan Pulau Batu Kereta, terletak di kawasan Pantai Carocok Painan. Pulau ini merupakan saksi bisu terhadap peninggalan sejarah kolonial di Pesisir Selatan, yang pada masa itu merupakan pusat perekonomian dan pelabuhan pantai barat Sumatera.

Pada objek wisata pulau Cingkuak dapat kita lihat Benteng Portugis dan Prasasti Madame van Kempen. Pulau Cingkuak ramai dikunjungi wisatawan disamping para pelajar/mahasiswa yang melakukan kegiatan alam seperti kemping, hiking dan juga seringkali dijadikan objek penelitian setiap tahunnya oleh Balai Arkeologi yang berkedudukan di Medan.

Copyright @ 2013 infosumbar . Designed by Templateism | Love for The Globe Press